Dishub Tala memastikan bertanggung jawab atas kecelakaan pikap milik pegawainya yang menabrak area parkir minimarket di Angsau, Pelaihari, hingga melukai satu warga dan merusak empat sepeda motor.
TANAHLAUT – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tanahlaut (Tala) menyatakan bertanggung jawab atas kecelakaan mobil pikap yang menabrak area parkir minimarket di Jalan A Yani, Kelurahan Angsau, Selasa 14 April 2026. Insiden itu mengakibatkan satu warga terluka, empat sepeda motor rusak, dan kini masih dalam penanganan Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Laka) Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resor (Polres) Tanahlaut.
Kepala Dinas (Kadis) Perhubungan Tala Teddy Mulyana mengatakan pengemudi mobil pikap hitam tersebut merupakan pegawai Dishub Tala yang sedang menjalankan tugas saat kecelakaan terjadi. “Pengemudi adalah pegawai Dishub Tala yang sedang melaksanakan tugas,” ujarnya.
Teddy menegaskan Dishub Tala menanggung biaya pengobatan korban sebagai bentuk tanggung jawab atas insiden tersebut. Menurut dia, korban bahkan sempat diminta menjalani rawat inap untuk memastikan kondisi kesehatannya, meski hasil pemeriksaan dokter memperbolehkan rawat jalan.
“Kami minta rawat inap dulu semalam untuk memastikan kondisi korban, walaupun menurut dokter bisa rawat jalan,” katanya.
Ia menambahkan, kondisi korban kini sudah membaik dan dijadwalkan keluar dari rumah sakit pada Rabu (15/04/2026). “Insyaallah hari ini sudah bisa keluar,” pungkasnya.
Di sisi lain, kronologi kecelakaan versi kepolisian menunjukkan insiden bermula saat mobil Suzuki Carry pikap berwarna hitam dengan nomor polisi DA 8291 LN melaju dari arah Banjarmasin menuju Pelaihari sekitar pukul 14.30 Wita. Saat berada di sekitar simpang Angsau, pengemudi berinisial GF diduga berusaha mendahului truk di depannya.
Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Tanahlaut Ricky Boy Siallagan melalui Kepala Satuan (Kasat) Lalu Lintas Polres Tala Aditya Dikav menjelaskan, manuver tersebut berujung kecelakaan setelah kendaraan diduga kehilangan kendali. Keterangan itu sebagaimana diwartakan Banjarmasin Post, Rabu, (15/04/2026).
“Mobil datang dari arah Banjarmasin menuju Pelaihari. Saat itu pengemudi berusaha mendahului sebuah truk di depannya yang identitasnya belum diketahui,” jelas Dikav.
Menurut Dikav, saat mendahului, ban kendaraan diduga selip ke arah kiri hingga menyenggol bagian truk. Benturan itu membuat mobil pikap oleng ke kanan, menabrak teras warung, lalu kembali oleng ke kiri hingga masuk ke area parkir minimarket.
“Setelah itu kendaraan oleng ke kanan dan menabrak teras warung, lalu kembali oleng ke kiri hingga masuk ke area parkir minimarket,” ujarnya.
Akibat insiden tersebut, empat sepeda motor yang terparkir rusak setelah dihantam pikap. Seorang warga berinisial AR yang sedang berada di lokasi juga menjadi korban dan langsung dievakuasi ke Rumah Sakit (RS) Haji Boejasin (BCM) Pelaihari untuk mendapatkan penanganan medis.
“Korban mengalami luka di bagian kepala dan langsung dievakuasi ke RS BCM Pelaihari untuk mendapatkan perawatan medis,” tambahnya.
Sebelum keterangan resmi kepolisian muncul, Teddy sempat menjelaskan versi awal kejadian dari sisi internal Dishub Tala. Ia menyebut pengemudi semula hendak menyalip truk, lalu terkejut karena ada halangan mendadak sehingga salah menginjak pedal.
“Awalnya hendak menyalip truk, kemudian ada halangan, sopir kaget. Niat menginjak rem, tapi yang terinjak justru pedal gas,” jelasnya.
Kecelakaan itu sempat mengundang perhatian warga dan pengguna jalan yang melintas di sekitar lokasi. Rekaman video amatir yang beredar menunjukkan posisi roda depan pikap sudah berada di tangga teras minimarket, sementara sejumlah sepeda motor tampak berserakan usai tertabrak.
Seorang warga Pelaihari bernama Rudi mengaku sempat menghentikan laju kendaraan setelah melihat keramaian di sekitar simpang Angsau. “Saya kira ada apa, ternyata ada pikap naik ke tangga teras minimarket,” ujar Rudi.
Sementara itu, seorang relawan di lokasi menyebut pengemudi ikut mendampingi korban ke rumah sakit dan pihak keluarga korban telah diberi tahu. Penanganan perkara selanjutnya diserahkan kepada petugas penegakan hukum kecelakaan lalu lintas.
“Sopirnya mendampingi korban. Keluarga korban juga sudah mengetahui. Penanganan kecelakaan sudah ditangani piket Gakkum Unit Laka Polres Tala,” ujar seorang relawan.
Hingga kini, Satlantas Polres Tala masih menyelidiki kecelakaan tersebut, termasuk menelusuri identitas truk yang disebut terlibat dalam rangkaian insiden. Kepolisian juga mengingatkan pengendara agar lebih berhati-hati saat mendahului kendaraan lain demi mencegah kecelakaan serupa terulang. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan