Damkar Nunukan mengevakuasi ular piton sepanjang satu meter yang ditemukan di dekat tempat tidur dan mengingatkan masyarakat rutin memeriksa sudut kamar.
NUNUKAN – Penemuan ular piton sepanjang satu meter di dekat tempat tidur dan lipatan kain di sebuah rumah di Kelurahan Nunukan Barat menjadi peringatan bagi masyarakat untuk rutin memeriksa kamar serta menutup celah yang dapat menjadi jalur masuk hewan liar.
Ular tersebut ditemukan di kamar milik Kotin (47), warga Jalan Perusahaan Listrik Negara (PLN) Lama, Rukun Tetangga (RT) 17, Kelurahan Nunukan Barat, Kabupaten Nunukan, Selasa (04/08/2026) sekitar pukul 20.00 Waktu Indonesia Tengah (Wita).
Kotin yang mengetahui keberadaan ular di dalam kamarnya segera menghubungi petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Nunukan untuk meminta bantuan evakuasi.
Komandan Regu (Danru) rescue Frengki Toding bersama tim kemudian mendatangi rumah tersebut dengan membawa perlengkapan evakuasi. Setibanya di lokasi, petugas meminta keterangan dari pemilik rumah sebelum memeriksa sejumlah bagian kamar.
Setelah mendapat izin pemilik rumah, petugas menelusuri area di sekitar tempat tidur, tumpukan kain, dan sudut kamar yang berpotensi menjadi tempat persembunyian ular.
“Ular piton sepanjang satu meter berhasil ditemukan, berada dekat tempat tidur dan lipatan kain,” kata Frengki, sebagaimana dilansir Simp4tik, Selasa, (04/08/2026).
Petugas kemudian menangkap dan mengamankan ular tersebut agar tidak membahayakan penghuni rumah.
Frengki menjelaskan, ular cenderung memilih tempat yang gelap, lembap, dan tersembunyi. Kondisi kamar yang dipenuhi barang bertumpuk dapat menyediakan ruang bagi hewan melata untuk bersembunyi tanpa mudah diketahui penghuni rumah.
“Kardus, pakaian menumpuk atau barang bekas di sudut kamar atau kasur yang langsung menempel ke lantai tanpa dipan harus sering di geser-geser karena dikhawatirkan ada hewan yang tidak dikehendaki kehadirannya,” jelasnya.
Selain merapikan barang, masyarakat disarankan menutup celah di bawah pintu serta memasang kawat kasa pada ventilasi atau lubang udara. Langkah tersebut dapat mengurangi risiko masuknya ular dan hewan liar lainnya ke dalam kamar.
“Dapat juga menggunakan aroma yang agak tajam saat mengepel lantai kamar seperti karbol, aroma seperti itu tidak disukai hewan seperti ular,” ujarnya mengakhiri.
Evakuasi tersebut berlangsung tanpa korban. Masyarakat diimbau tidak menangkap ular secara mandiri dan segera menghubungi petugas apabila menemukan hewan berbahaya di dalam maupun di sekitar rumah. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan