ilustrasi

Rumah di Jalur Palangka Raya–Buntok Hangus Terbakar

Satu rumah di Desa Timpah, Kapuas, ludes terbakar dan menyebabkan satu keluarga beranggotakan empat jiwa terdampak.

KAPUAS
– Satu keluarga beranggotakan empat jiwa terdampak setelah rumah milik Kaharap Hasan di Jalan Lintas Palangka Raya–Buntok, Desa Timpah, Kecamatan Timpah, Kabupaten Kapuas (Kapuas), Kalimantan Tengah (Kalteng), ludes terbakar pada Minggu (28/06/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.

Kebakaran tersebut menyebabkan bangunan rumah mengalami kerusakan berat. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa itu, namun kerugian materiel diperkirakan cukup besar.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kapuas Pangeran S. Pandingan mengatakan, rumah yang terbakar merupakan milik Kaharap Hasan, sebagaimana diberitakan Antara, Minggu, (28/06/2026).

“Peristiwa tersebut mengakibatkan bangunan rumah mengalami kerusakan berat dan menyebabkan satu keluarga terdampak,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kapuas, Pangeran S. Pandingan di Kuala Kapuas.

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kapuas, api cepat membesar dan menghanguskan sebagian besar bangunan sebelum berhasil dikendalikan petugas pemadam kebakaran.

Setelah menerima laporan masyarakat, tim gabungan pemadam kebakaran langsung menuju lokasi. Petugas berupaya mencegah api menjalar ke bangunan lain di sekitar lokasi kejadian.

BPBD Kapuas juga berkoordinasi dengan Kecamatan Timpah dan Pemerintah Desa (Pemdes) Timpah untuk memastikan pendataan serta penanganan awal terhadap warga terdampak. Penyaluran bantuan disiapkan sesuai kebutuhan korban.

Hingga berita ini disusun, penyebab kebakaran belum diketahui. Kepolisian masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi dan memeriksa lokasi kejadian.

“Kami kembali mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di lingkungan permukiman. Warga juga diminta segera melaporkan setiap keadaan darurat agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat,” demikian Pangeran.

BPBD Kapuas berharap warga semakin waspada terhadap potensi kebakaran di permukiman, terutama pada bangunan yang rentan terbakar, serta segera melapor jika terjadi keadaan darurat agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com