SMA Unggul Garuda Bulungan Buka Peluang Kerja bagi Warga Kaltara

Pemprov Kaltara mendorong SMA Unggul Garuda Bulungan memprioritaskan tenaga kerja, UMKM, dan penyedia jasa lokal agar kehadirannya memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat.

BULUNGAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) mendorong pengelola Sekolah Menengah Atas (SMA) Unggul Garuda Bulungan memprioritaskan masyarakat lokal untuk mengisi kebutuhan tenaga kerja nonakademik. Kebijakan tersebut diharapkan membuka lapangan kerja sekaligus memastikan manfaat ekonomi sekolah berasrama itu dirasakan langsung oleh warga Kaltara.

Peluang kerja yang dimaksud mencakup petugas kebersihan, keamanan, layanan laundry, serta berbagai kebutuhan operasional lain di luar kegiatan akademik. Penyerapan tenaga lokal juga diproyeksikan memperkuat keterlibatan masyarakat dalam pengembangan kawasan sekolah.

Dorongan itu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kaltara Denny Harianto saat menerima audiensi perwakilan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) bersama jajaran SMA Unggul Garuda Bulungan di Kantor Gubernur Kaltara, Jumat (10/07/2026).

“Saya sudah sampaikan langsung kepada Bu Euline, untuk tenaga kerja seperti petugas kebersihan, sekuriti hingga layanan laundry, semuanya harus memberdayakan masyarakat lokal. Kami ingin masyarakat Kaltara ikut merasakan manfaat dari kehadiran sekolah ini,” tegasnya.

Selain penyerapan tenaga kerja, sekolah dengan konsep boarding school tersebut diperkirakan menciptakan pasar baru bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kebutuhan rutin siswa, tenaga pendidik, pengelola sekolah, dan keluarga siswa berpotensi meningkatkan permintaan terhadap produk serta jasa lokal.

Sebagaimana diberitakan Dkisp Kaltara, Jumat, (10/07/2026), kunjungan orang tua siswa saat penerimaan peserta didik, kegiatan sekolah, maupun wisuda diproyeksikan turut menggerakkan usaha penginapan, transportasi, kuliner, dan perdagangan di sekitar kawasan sekolah.

Untuk menangkap peluang tersebut, Pemprov Kaltara berencana melibatkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan pelaku UMKM. Bentuk keterlibatan yang dipertimbangkan antara lain penyediaan guest house, fasilitas pendukung sekolah, serta ruang promosi bagi produk unggulan masyarakat.

“Ini merupakan peluang bisnis yang sangat baik dan akan memberikan dampak ekonomi nyata bagi Kalimantan Utara. Ke depan akan kita diskusikan lebih lanjut, termasuk keterlibatan BUMD. Yang terpenting, kehadiran SMA Unggul Garuda harus membawa manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Denny.

Pemprov Kaltara menilai kehadiran SMA Unggul Garuda Bulungan tidak hanya berfungsi meningkatkan mutu pendidikan. Aktivitas sekolah juga diharapkan menciptakan efek berganda atau multiplier effect melalui pembukaan lapangan kerja, peningkatan transaksi usaha, dan bertumbuhnya sektor jasa di sekitar sekolah.

Melalui pengutamaan tenaga kerja dan pelaku usaha lokal, SMA Unggul Garuda Bulungan diharapkan berkembang sebagai pusat pendidikan unggulan yang sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat Kaltara. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com