Uji Emisi Jadi Dasar Evaluasi Kendaraan Dinas Pemkab Paser

Hasil pengujian gas buang akan menjadi dasar bagi setiap perangkat daerah untuk merawat dan memperbaiki kendaraan operasional agar tetap laik jalan serta memenuhi baku mutu emisi.

PASER – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser menjadikan hasil uji emisi kendaraan dinas dan kendaraan operasional sebagai bahan evaluasi pemeliharaan armada di setiap perangkat daerah. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kendaraan memenuhi baku mutu emisi sekaligus menekan pencemaran udara dari sektor transportasi.

Pengujian yang digelar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Paser di Tana Paser, Rabu (24/06/2026), menyasar kendaraan bermotor roda empat milik Pemkab Paser. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia dan program tahunan pengendalian pencemaran udara.

Kepala Dinas (Kadis) Lingkungan Hidup Paser, Achmad Safari, mengatakan uji emisi menjadi langkah pemerintah daerah untuk mengetahui kondisi gas buang sekaligus memastikan kendaraan tetap laik digunakan.

”Uji emisi merupakan salah satu langkah nyata dalam menjaga kualitas udara sekaligus meningkatkan kesadaran seluruh perangkat daerah terhadap pentingnya pemeliharaan kendaraan yang ramah lingkungan,” katanya.

Petugas mengukur kadar emisi gas buang kendaraan menggunakan peralatan khusus yang telah memenuhi standar pengujian. Hasil pemeriksaan akan disampaikan kepada masing-masing perangkat daerah sebagai dasar untuk melakukan perawatan atau perbaikan kendaraan operasional.

Safari menjelaskan, pemeriksaan berkala diperlukan karena sektor transportasi merupakan salah satu sumber emisi gas buang yang berpotensi menurunkan kualitas udara. Kendaraan yang terawat juga dinilai lebih efisien dalam menggunakan bahan bakar.

Pelaksanaan uji emisi tersebut melibatkan Perseroan Terbatas (PT) Kideco Jaya Agung yang memberikan dukungan teknis dan fasilitas pengujian, sebagaimana dilansir Sumber Berita, Rabu, (24/06/2026).

Kerja sama antara DLH Paser dan PT Kideco Jaya Agung tersebut menjadi bagian dari sinergi pemerintah daerah dengan dunia usaha dalam mengendalikan pencemaran udara dan mendukung pembangunan berkelanjutan.

Safari mengatakan pemeriksaan kendaraan tidak hanya bertujuan memenuhi ketentuan lingkungan, tetapi juga meningkatkan kesadaran perangkat daerah mengenai pentingnya pemeliharaan armada yang ramah lingkungan.

Selain menguji kendaraan milik pemerintah, Pemkab Paser berharap kesadaran untuk melakukan perawatan kendaraan secara berkala juga tumbuh di tengah masyarakat. Langkah itu diperlukan untuk mengurangi emisi gas buang dan menjaga kualitas udara di wilayah Paser.

Melalui uji emisi tersebut, Pemkab Paser menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program perlindungan dan pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan. Keterlibatan pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat diharapkan mampu mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari bagi generasi mendatang. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com