15,5 Ton Beras Murah Ludes Dibeli 550 Warga Singkawang

Sebanyak 3.100 paket beras SPHP seharga Rp58.000 per lima kilogram habis dibeli sekitar 550 warga dalam Gerakan Pangan Murah Polres Singkawang.

SINGKAWANG – Sebanyak 15,5 ton beras murah yang disediakan Kepolisian Resor (Polres) Singkawang bersama Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Cabang Singkawang habis dibeli sekitar 550 warga, Rabu (22/07/2026). Tingginya minat masyarakat itu menunjukkan besarnya kebutuhan terhadap bahan pangan dengan harga terjangkau.

Beras tersebut dijual melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk Masyarakat yang digelar di Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Singkawang Utara, Jalan Ratu Sepudak, Kelurahan Setapuk Besar, Kecamatan Singkawang Utara.

Dalam kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.20 Waktu Indonesia Barat (WIB) itu, Polres Singkawang dan Perum Bulog menyediakan 3.100 paket beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Setiap paket berisi lima kilogram beras dan dijual seharga Rp58.000.

Sejak pagi, warga datang secara bergantian untuk membeli beras tersebut. Proses penjualan berlangsung tertib, aman, dan lancar hingga seluruh persediaan habis terjual.

Sebagaimana diwartakan Polres Singkawang, Rabu, (22/07/2026), GPM dilaksanakan untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau sekaligus menjaga kestabilan pasokan dan harga pangan, khususnya komoditas beras.

Pelaksanaan kegiatan dipantau jajaran Polres Singkawang dan Polsek Singkawang Utara, termasuk Kepala Satuan Pembinaan Masyarakat (Kasat Binmas) Polres Singkawang, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Singkawang Utara, serta personel Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) dan Polsek Singkawang Utara.

Kehadiran jajaran kepolisian dalam program tersebut tidak hanya ditujukan untuk memastikan kegiatan berjalan aman, tetapi juga menjadi bagian dari upaya Polri membantu masyarakat menghadapi dinamika harga kebutuhan pokok.

Kerja sama Polres Singkawang dan Perum Bulog diharapkan dapat terus berlanjut untuk menjaga ketersediaan beras, menekan gejolak harga, serta membantu mempertahankan daya beli masyarakat. Pelaksanaan GPM secara berkelanjutan juga diharapkan dapat memberikan akses pangan yang lebih merata bagi warga yang membutuhkan. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com