RS Kubu Raya Rampung, Skema Tipe B Segera Digelar

PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mengebut peningkatan kualitas layanan kesehatan di kabupaten dan kota dengan mendorong percepatan kenaikan status rumah sakit dari tipe C menjadi tipe B.

“Langkah ini penting agar beban rujukan tidak lagi terpusat di RSUD dr Soedarso Pontianak,” kata Gubernur Kalbar Ria Norsan usai meninjau RSUD TH Djaman Kabupaten Sanggau, Kamis (26/02/2026).

Ria Norsan menjelaskan penguatan infrastruktur kesehatan daerah mendapat dukungan pembiayaan dari APBD maupun pemerintah pusat. Salah satu pencapaian yang disoroti adalah rampungnya pembangunan RS Tipe C di Kabupaten Kubu Raya, dengan dukungan anggaran Kementerian Kesehatan senilai Rp170 miliar.

“Provinsi sudah mengusulkan ke Kemenkes untuk memperkuat sebaran rumah sakit berkualitas di tiga titik strategis Kalbar. Tujuannya agar masyarakat tidak selalu harus datang ke Pontianak,” ujarnya.

Prioritas penguatan layanan kesehatan diarahkan bagi wilayah pedalaman dan pesisir. Untuk pedalaman, layanan difokuskan di Sanggau dan Sintang, sementara pesisir meliputi Sambas dan Sungai Duri. Wilayah selatan seperti Kabupaten Ketapang diproyeksikan melayani hingga Kayong Utara.

“Dengan skema ini, masyarakat bisa mendapat layanan medis spesialis tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke Pontianak,” tegasnya.

Gubernur menilai RSUD TH Djaman Sanggau sudah memadai untuk standar tipe C dan hampir memenuhi syarat tipe B. Fasilitas penunjang seperti CT Scan dan MRI sudah tersedia, didukung 30 dokter spesialis yang kompeten.

“Standar rumah sakit tipe B minimal memiliki 200 tempat tidur dan sejumlah dokter spesialis tertentu. Sanggau hampir memenuhi syarat itu,” katanya.

Peningkatan status rumah sakit ini diharapkan memengaruhi distribusi pasien rujukan dari Landak, Sekadau, hingga Melawi.

Meski ada keterbatasan anggaran transfer daerah, Pemprov Kalbar menekankan kolaborasi antara APBD dan skema BLUD agar performa layanan kesehatan tetap optimal.

“Dengan naiknya status beberapa RSUD menjadi tipe B, akses kesehatan lebih merata, sistem rujukan regional lebih kuat, dan kualitas pelayanan medis bagi masyarakat Kalbar meningkat signifikan,” pungkas Ria Norsan. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com