Lansia 80 Tahun Dilaporkan Tenggelam di Sungai Ensilat

KAPUAS HULU — Seorang warga lanjut usia bernama M. Muhtar (80) dilaporkan hilang setelah diduga tenggelam di Sungai Ensilat, Dusun Sungai Ramah, Desa Dangkan Kota, Kecamatan Silat Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Jumat (06/03/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh seorang warga setempat bernama Selim (49). Ia mengaku melihat korban berada di tengah aliran sungai dalam kondisi tampak kesulitan bertahan di permukaan air.

Menurut keterangan saksi, saat melihat kejadian tersebut dirinya segera berupaya memberikan pertolongan dengan menggunakan sampan yang berada di tepi sungai. Namun, upaya itu tidak berhasil karena korban lebih dahulu tenggelam sebelum sempat dijangkau.

Kapolres Kapuas Hulu melalui Kapolsek Silat Hulu AKP Jaspian menjelaskan bahwa laporan mengenai kejadian itu langsung ditindaklanjuti oleh aparat kepolisian bersama unsur TNI yang bertugas di wilayah tersebut.

“Begitu menerima informasi dari masyarakat, anggota kami bersama personel Koramil segera menuju lokasi untuk melakukan pengecekan sekaligus membantu proses pencarian korban,” kata Jaspian dalam keterangan resminya.

Tim gabungan yang terdiri dari personel Polsek Silat Hulu dan Koramil 1206-17/Silat Hulu langsung melakukan penyisiran di sekitar lokasi yang diduga menjadi titik terakhir korban terlihat. Pencarian juga melibatkan warga setempat dan pihak keluarga korban.

Metode pencarian dilakukan dengan cara menyisir aliran sungai menggunakan perahu kecil serta melakukan penyelaman secara manual di beberapa titik yang dianggap berpotensi menjadi lokasi korban tenggelam.

Jaspian menjelaskan bahwa proses pencarian masih terus berlangsung hingga saat ini. Tim di lapangan berupaya memperluas area penyisiran untuk meningkatkan peluang menemukan korban.

Berdasarkan informasi dari keluarga, korban diketahui sudah mengalami kondisi pikun akibat faktor usia. Kondisi tersebut diduga menjadi salah satu penyebab korban berada di sekitar sungai tanpa pendampingan.

“Kami memperoleh informasi dari pihak keluarga bahwa korban memang sudah mengalami penurunan daya ingat karena usia lanjut,” ujarnya.

Untuk mempercepat upaya pencarian, pemerintah desa bersama aparat setempat juga telah berkoordinasi dengan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kabupaten Kapuas Hulu. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung proses pencarian dengan peralatan yang lebih memadai.

Selain melakukan pencarian, kepolisian juga mengimbau masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di sekitar sungai agar meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap anggota keluarga yang sudah lanjut usia.

“Kami berharap masyarakat tetap berhati-hati ketika berada di sekitar sungai. Kami juga meminta dukungan doa dari warga agar korban dapat segera ditemukan,” tambah Jaspian.

Hingga berita ini disusun, tim gabungan masih berada di lokasi untuk melanjutkan pencarian dengan harapan korban dapat segera ditemukan.  []

Redaksi4

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com