Jelang Mudik Lebaran, Polres Kukar Siapkan 21 Pos Pengamanan

KUTAI KARTANEGARA – Kepolisian Resor (Polres) Kutai Kartanegara (Kukar) menyiapkan 21 pos pengamanan serta ratusan personel gabungan dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat Mahakam 2026 guna mengamankan arus mudik dan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah. Operasi pengamanan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 13 hingga 25 Maret 2026.

Kapolres Kukar AKBP Khairul Basya menjelaskan bahwa berbagai persiapan telah dilakukan untuk memastikan kelancaran pengamanan selama periode Ramadan hingga Lebaran. Salah satu langkah awal yang dilakukan adalah menggelar rapat koordinasi lintas sektoral yang melibatkan berbagai instansi terkait, baik dari unsur pemerintah daerah, TNI, maupun lembaga lainnya.

Rapat koordinasi tersebut bertujuan untuk menyamakan persepsi dan memperkuat sinergi antarinstansi dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Mahakam 2026, sehingga pengamanan arus mudik dan aktivitas masyarakat dapat berjalan secara optimal.

“Pada hari ini kami melaksanakan rapat koordinasi lintas sektoral, baik di tingkat Polda maupun Polres, untuk menyamakan persepsi terkait pengamanan Operasi Ketupat Mahakam 2026 dengan tagline dari Mabes Polri yaitu ‘Mudik Aman, Keluarga Bahagia’,” kata Khairul Basya saat ditemui di Kantor Polres Kukar, Senin (09/03/2026).

Ia menjelaskan bahwa dari total 21 pos yang disiapkan, satu di antaranya merupakan pos terpadu yang berada di kawasan Taman Tanjung Tenggarong. Selain itu terdapat tiga pos pelayanan yang ditempatkan di Kilometer 38 serta di dua titik rest area. Sementara itu, satu pos pengamanan juga disiapkan di kawasan Lembuswana Tenggarong Seberang, sedangkan 16 pos lainnya ditempatkan di wilayah Polsek jajaran sebagai pos imbangan.

Dalam pelaksanaan operasi tersebut, Polres Kutai Kartanegara mengerahkan sekitar 150 personel kepolisian. Jika digabungkan dengan personel dari berbagai instansi terkait lainnya, jumlah petugas yang dilibatkan mencapai 348 orang yang akan disebar di sejumlah titik strategis.

“Kami menyiapkan sekitar 150 personel Polri. Jika digabungkan dengan instansi terkait, total personel pengamanan mencapai 348 orang yang akan disebar di berbagai titik,” ujarnya.

Pengamanan tidak hanya difokuskan pada jalur transportasi, tetapi juga pada sejumlah lokasi yang diperkirakan mengalami peningkatan aktivitas masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri. Lokasi tersebut meliputi tempat ibadah, objek wisata, pusat keramaian, serta jalur-jalur utama yang menjadi lintasan arus mudik.

Selain itu, Polres Kukar juga berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum untuk mengantisipasi potensi kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh kerusakan jalan di sejumlah titik.

“Saat ini Satlantas Polres Kukar juga melakukan patroli untuk memetakan jalan-jalan rusak yang berpotensi menyebabkan kecelakaan. Kami berkoordinasi dengan Dinas PU agar segera dilakukan perbaikan. Jika belum bisa diperbaiki, kami akan memasang rambu atau imbauan agar pengendara lebih berhati-hati,” jelasnya.

Tidak hanya pengamanan jalur darat, kepolisian juga memberikan perhatian khusus pada sektor transportasi air mengingat tingginya aktivitas masyarakat di wilayah perairan Kutai Kartanegara.

Khairul Basya mengatakan pihaknya melalui Satpolairud terus memberikan imbauan kepada operator kapal dan masyarakat agar memperhatikan standar keselamatan pelayaran, termasuk memastikan kelengkapan alat keselamatan di kapal.

“Kami mengimbau agar kelayakan kapal diperhatikan, termasuk perlengkapan keselamatan seperti baju pelampung. Ini penting agar kecelakaan di perairan dapat diminimalkan,” katanya.

Ia berharap melalui pelaksanaan Operasi Ketupat Mahakam 2026, masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan, melakukan perjalanan mudik, serta merayakan Idulfitri dengan aman, nyaman, dan lancar. []

Penulis: M. Reza Danuarta | Penyunting: Nursiah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com