MAHAKAM ULU – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu bersama panitia kembali menggelar kegiatan Gema Ramadan pada tahun 2026. Program keagamaan yang telah menjadi agenda tahunan tersebut kembali dilaksanakan setelah sempat terhenti selama beberapa tahun akibat pandemi Covid-19.
Kegiatan yang berlangsung selama bulan suci Ramadan ini diharapkan mampu menghidupkan kembali berbagai aktivitas keagamaan di tengah masyarakat sekaligus memperkuat kebersamaan antarwarga di wilayah perbatasan Kalimantan Timur tersebut.
Ketua Gema Ramadan Mahakam Ulu, Agus Darmawan, menjelaskan bahwa pada tahun ini panitia berupaya kembali menggairahkan kegiatan Safari Ramadan yang sebelumnya sempat terhenti. Program tersebut diisi dengan berbagai aktivitas religi serta perlombaan yang melibatkan masyarakat.
“Di tahun ini kita mulai menggairahkan lagi Safari Ramadan yang kemudian dimeriahkan dengan lomba-lomba untuk memeriahkan bulan suci Ramadan. Ada tujuh lomba yang kita selenggarakan di Kabupaten,” ujar Agus Darmawan saat diwawancarai, Rabu (11/03/2026).
Menurut Agus, penyelenggaraan Gema Ramadan tidak hanya difokuskan pada kegiatan ibadah, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan sosial masyarakat. Melalui berbagai kegiatan yang diselenggarakan, masyarakat diharapkan dapat berkumpul, berinteraksi, serta memperkuat rasa persaudaraan selama bulan suci.
Selain kegiatan religius, panitia juga berupaya memberikan dampak positif bagi perekonomian warga melalui Pasar Ramadan. Pasar tersebut telah dibuka sebelumnya oleh Wakil Bupati Mahakam Ulu dan menjadi wadah bagi pelaku usaha kecil serta masyarakat setempat untuk menjual berbagai kebutuhan berbuka puasa.
Di pasar tersebut, masyarakat dapat menemukan berbagai makanan khas Ramadan, takjil, minuman, serta aneka produk lainnya yang dijajakan oleh pelaku usaha lokal.
Agus menilai kehadiran Pasar Ramadan tidak hanya menambah semarak kegiatan Gema Ramadan, tetapi juga mampu membantu meningkatkan penghasilan masyarakat selama bulan puasa.
“Dengan kegiatan Gema Ramadan ini mudah-mudahan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat serta mempererat ukhuwah Islamiyah umat Muslim di Mahakam Ulu. Ini juga menjadi wadah untuk merekatkan persatuan dan kesatuan, baik umat Muslim maupun non-Muslim yang ada di Mahakam Ulu,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan Safari Ramadan sebelumnya tidak dapat dilaksanakan karena pandemi Covid-19 yang sempat membatasi berbagai aktivitas masyarakat. Namun pada tahun ini pemerintah daerah kembali menghidupkan program tersebut sebagai bagian dari upaya memulihkan kegiatan sosial dan keagamaan.
“Ini merupakan ide pimpinan, termasuk Ibu Bupati, dan kami ikut mendukung untuk membangkitkan kembali kegiatan Safari Ramadan yang sempat tertunda akibat Covid-19,” katanya.
Ke depan, panitia berencana memperluas pelaksanaan Safari Ramadan agar tidak hanya dilakukan di tingkat kabupaten, tetapi juga menjangkau seluruh kecamatan di Mahakam Ulu. “Tahun ini Safari Ramadan masih di tingkat kabupaten saja. Insyaallah tahun depan kita akan sambangi lima kecamatan dan melaksanakan Safari Ramadan di masjid-masjid yang ada di sana,” pungkasnya.
Melalui kembali digelarnya Gema Ramadan tahun ini, pemerintah daerah berharap semangat kebersamaan masyarakat dapat semakin kuat. Selain meningkatkan aktivitas keagamaan, momentum Ramadan juga diharapkan mampu mempererat hubungan sosial dan memperkuat nilai persatuan di tengah masyarakat Mahakam Ulu. []
Penulis: Muhammad Jamaluddin | Penyunting: Nursiah
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan