Kebakaran yang diduga dipicu puntung rokok menghanguskan garasi rumah warga dengan kerugian puluhan juta rupiah.
KAPUAS HULU – Kebakaran yang diduga dipicu puntung rokok menghanguskan bagian garasi rumah warga di Desa Kedamin Darat, Kecamatan Putussibau Selatan, Kabupaten Kapuas Hulu (Kapuas Hulu), Kalimantan Barat, Minggu 22 Maret 2026 sekitar pukul 11.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp50 juta.
Peristiwa kebakaran tersebut terjadi di kediaman Paulus Bujang yang berlokasi di Jalan Patih, RT 001, Dusun Manda. Api pertama kali diketahui oleh seorang saksi, Shonia Febby, yang saat itu berada di dalam rumah sebelum melihat kobaran api mulai muncul dari area garasi.
Mengetahui adanya kebakaran, saksi langsung berupaya memadamkan api menggunakan peralatan sederhana berupa ember berisi air sambil berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Respons cepat warga membuat upaya pemadaman awal dapat dilakukan secara gotong royong.
Dalam waktu sekitar 20 menit, tepatnya pukul 11.20 WIB, api berhasil dipadamkan oleh warga sebelum meluas ke bagian rumah lainnya. Tak lama berselang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kapuas Hulu tiba di lokasi dengan dua unit mobil pemadam kebakaran untuk melakukan penyiraman lanjutan guna memastikan api benar-benar padam.
Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kapuas Hulu Roberto Aprianto Uda mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut karena penghuni rumah sedang tidak berada di tempat saat kebakaran terjadi.
“Hasil laporan yang kita terima, barang-barang yang terbakar antara lain satu unit sepeda motor Yamaha Vixion, satu unit mesin genset, satu unit mesin dompeng, serta satu unit mesin penggiling daun Kratom, dan bangunan garasi yang terbakar berukuran sekitar 4 x 10 meter,” ujarnya, sebagaimana diberitakan Tribun pontianak, Senin, (23/03/2026).
Kapolres menambahkan, api sempat membesar karena tidak ada penghuni rumah saat kejadian berlangsung. “Dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari puntung rokok,” ucapnya.
Atas kejadian tersebut, Kapolres mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya memastikan tidak ada sumber api yang ditinggalkan tanpa pengawasan.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap sumber api kecil yang berpotensi memicu kebakaran besar, terutama di lingkungan permukiman padat penduduk. []
Redaksi4
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan