Samarinda – Kodam VI/Mulawarman menegaskan kesiapan penuh dalam mendukung pengamanan rencana aksi unjuk rasa pada Selasa, 21 April 2026, melalui Apel Gelar Pasukan di Lapangan GOR Segiri, Samarinda, Senin (20/04/2026). Kegiatan ini menjadi wujud komitmen TNI dalam mengawal penyampaian aspirasi masyarakat secara aman, tertib, dan kondusif.
Apel dipimpin Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol. Endar Priantoro, didampingi Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Krido Pramono, dengan melibatkan sekitar 2.500 personel gabungan TNI-Polri serta unsur terkait.
Pangdam VI/Mulawarman menegaskan bahwa TNI hadir untuk mendukung Polri dalam menjamin rasa aman bagi seluruh pihak. Ia menekankan pendekatan persuasif, humanis, dan komunikasi dialogis sebagai kunci utama di lapangan.
“TNI hadir sebagai pelindung rakyat. Kedepankan pendekatan persuasif dan perlakukan masyarakat yang menyampaikan aspirasi dengan santun serta sesuai prosedur,” tegas Mayjen TNI Krido Pramono.
Lebih lanjut, Pangdam mengingatkan seluruh prajurit agar tidak mudah terpancing provokasi dan tetap menjaga situasi kondusif. Sinergi TNI-Polri, menurutnya, merupakan faktor utama dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah, khususnya di Samarinda.
Dalam pelaksanaannya, Kodam VI/Mulawarman menekankan beberapa poin penting, antara lain pengamanan tanpa senjata, kewaspadaan terhadap potensi infiltrasi, serta penguatan sinergi lintas sektoral bersama Polri dan pemerintah daerah.
Aksi unjuk rasa diperkirakan terpusat di Kantor DPRD Provinsi Kalimantan Timur dan Kantor Gubernur Kalimantan Timur, dengan titik kumpul massa di Islamic Center dan kawasan Kinibalu.
Melalui kesiapan personel, pengecekan alutsista, dan optimalisasi komunikasi di lapangan, Kodam VI/Mulawarman memastikan pengamanan berjalan profesional dan humanis, sehingga penyampaian aspirasi dapat berlangsung sebagai bagian dari demokrasi yang sehat tanpa mengganggu ketertiban umum.
Sumber:Pendam VI/Mlw.| penyunting irwantto
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan