Teheran Soroti Peran AS dan Israel dalam Konflik Teluk Persia

Iran menegaskan posisi diplomatiknya dengan menuding Amerika Serikat dan Israel sebagai penyebab utama ketidakstabilan di Teluk Persia dan Selat Hormuz.

JAKARTA – Pemerintah Iran menegaskan posisinya terkait meningkatnya ketegangan di kawasan Teluk Persia dan Selat Hormuz dengan menyebut Amerika Serikat dan Israel sebagai pihak yang bertanggung jawab atas situasi tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Aragchi saat menerima utusan khusus Menteri Luar Negeri Korea Selatan, Cha Byung Ha, dalam pertemuan di Teheran pada Rabu (23/4). Dalam kesempatan tersebut, Iran menyoroti akar konflik yang dinilai berasal dari tindakan kedua negara tersebut.

“Menlu Araghchi mengatakan agresi AS dan Israel adalah akar dari ketidakamanan di Teluk Persia dan Selat Hormuz,” demikian pernyataan resmi pemerintah Iran di X, sebagaimana diberitakan CNN Indonesia, Rabu, (23/04/2026).

Iran juga menegaskan bahwa langkah-langkah yang diambil selama ini dilakukan berdasarkan hukum internasional guna menjaga stabilitas kawasan sekaligus melindungi kepentingan nasionalnya.

“Tanggung jawab atas konsekuensinya terletak pada pihak agresor,” imbuh mereka.

Pernyataan tersebut mencerminkan sikap diplomatik Iran dalam merespons dinamika geopolitik yang terus berkembang di kawasan Timur Tengah, khususnya terkait jalur strategis Selat Hormuz yang menjadi salah satu rute utama perdagangan energi dunia. Ketegangan di wilayah ini dikhawatirkan dapat berdampak pada stabilitas global apabila tidak segera diredam melalui upaya diplomasi internasional. []

Redaksi1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com