Khataman Al-Qur’an massal dengan 1.109 peserta menjadi simbol penguatan nilai religius dalam peringatan Hari Jadi ke-74 HSU.
HULU SUNGAI UTARA – Peringatan Hari Jadi ke-74 Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan (Kalsel), tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, tetapi dimanfaatkan sebagai momentum penguatan nilai spiritual masyarakat melalui khataman Al-Qur’an massal yang digelar di Mesjid Agung At-Taqwa Amuntai, Minggu (03/05/2026).
Kegiatan yang diinisiasi Majelis Taklim Al-Ma’arif HSU ini melibatkan 1.109 qari dan qariah dari berbagai kecamatan di HSU. Ribuan peserta memadati ruang induk masjid dalam suasana khidmat, menandai komitmen kolektif untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat.
Ketua Panitia Pelaksana Mansyah Anci menegaskan bahwa kegiatan tersebut memiliki tujuan lebih dari sekadar perayaan hari jadi daerah. “Dengan semangat khataman Al-Qur’an bersama ini, kita ingin membangkitkan semangat membumikan Al-Qur’an di Banua kita. Kami mengusung komitmen ‘Tiada hari tanpa membuka dan membaca Al-Qur’an’ di setiap tempat ibadah maupun di rumah masing-masing,” tegas Mansyah, Minggu (03/05/2026).
Bupati HSU Sahrujani yang hadir bersama jajaran Pemerintah Daerah (Pemda) HSU, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) HSU, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) HSU, serta pengurus Mesjid Agung At-Taqwa, memberikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia menilai peringatan hari jadi daerah yang diisi dengan kegiatan keagamaan mencerminkan rasa syukur sekaligus arah pembangunan spiritual masyarakat.
“Pencapaian HSU selama 74 tahun berdiri patut disyukuri dengan kegiatan yang mendekatkan diri kepada Allah SWT,” ujarnya.
Menurutnya, khataman massal ini memiliki nilai syariah yang mendalam serta diharapkan menjadi perantara turunnya keberkahan bagi daerah. Ia juga menegaskan visi besar pembangunan daerah yang berorientasi pada nilai religius. “Visi besarnya adalah mewujudkan Kabupaten HSU sebagai daerah yang Baldatun Tayyibatun Wa Rabbun Ghafur kabupaten yang penuh keberkahan dan ampunan,” tambahnya.
Selain khataman Al-Qur’an, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pengukuhan panitia pengelola Mesjid Agung At-Taqwa Amuntai oleh Bupati HSU. Acara kemudian ditutup dengan tausyiah dan doa bersama yang dipimpin oleh KH Kaspul Anwar, memohon agar HSU senantiasa dijaga dari marabahaya serta masyarakatnya hidup dalam kedamaian di bawah naungan nilai-nilai Al-Qur’an.
Melalui kegiatan ini, Pemkab HSU berharap semangat religius yang terbangun tidak berhenti pada momentum peringatan hari jadi, tetapi berlanjut menjadi budaya yang mengakar dalam kehidupan sosial masyarakat. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan