gambar ilustrasi kebakaran

Dini Hari Mencekam, Puluhan Kios di Pasar Bawang Hangus Terbakar

Kebakaran dini hari di Pasar Bawang Banjarmasin menghanguskan puluhan kios dan mengganggu aktivitas ekonomi warga.

BANJARMASIN – Aktivitas perdagangan di kawasan Pasar Bawang, tepatnya di belakang Pasar Harum Manis II, Jalan Pasar Baru, Kelurahan Kertak Baru Ilir, Kota Banjarmasin, lumpuh setelah kebakaran hebat melanda puluhan kios pada Senin (04/05/2026) sekitar pukul 04.15 WITA dini hari.

Peristiwa tersebut menyebabkan api dengan cepat menjalar dan menghanguskan deretan toko di salah satu pusat aktivitas ekonomi warga di kawasan Pasar Lima. Kepulan asap tebal disertai kobaran api terlihat dari jarak jauh, memicu kepanikan warga sekitar yang berupaya menyelamatkan barang dagangan.

Upaya pemadaman melibatkan barisan relawan serta petugas pemadam kebakaran yang bekerja dari berbagai titik, termasuk melalui jalur darat dan akses sungai di kawasan Sungai Martapura. Namun, proses penanganan sempat terkendala karena aliran listrik di lokasi belum dipadamkan, sehingga petugas harus bekerja dengan kewaspadaan tinggi.

“Jam 04.48 WITA api masih membesar, listrik belum padam,” ujar salah seorang relawan di lokasi, sebagaimana diberitakan Kbknews, Senin (04/05/2026).

Hingga sekitar pukul 06.35 WITA, proses pemadaman masih berlangsung meski api mulai berhasil dikendalikan. Di beberapa titik, asap putih masih terlihat membumbung, menandakan adanya sisa bara yang belum sepenuhnya padam.

Belum ada laporan resmi terkait total kerugian maupun penyebab pasti kebakaran. Namun, puluhan kios pedagang diduga terdampak dalam kejadian ini. Aparat berwenang masih melakukan pendataan dan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran serta menghitung dampak kerugian yang ditimbulkan.

Kebakaran ini menjadi pukulan bagi para pedagang di kawasan tersebut, mengingat Pasar Bawang merupakan salah satu pusat perdagangan penting di Banjarmasin. Pemerintah daerah diharapkan segera melakukan langkah penanganan lanjutan, termasuk pemulihan aktivitas ekonomi dan bantuan bagi pedagang terdampak. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com