Video viral remaja membawa senjata tajam di permukiman Banjarmasin memicu penyelidikan polisi dan peningkatan patroli keamanan.
BANJARMASIN – Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Banjarmasin Timur bergerak cepat menelusuri video viral yang memperlihatkan dugaan aksi sekelompok remaja membawa senjata tajam di kawasan permukiman warga. Langkah ini dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif sekaligus mengantisipasi potensi gangguan lanjutan.
Peristiwa yang terekam dalam video berdurasi 41 detik tersebut disebut terjadi pada Sabtu 2 Mei 2026 sekitar pukul 21.57 Wita di Jalan Timur Dalam RT 12, Kelurahan Pekapuran Raya, Kecamatan Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel). Video itu memperlihatkan sejumlah remaja berkumpul di jalan lingkungan, salah satunya mengenakan hoodie dan mengeluarkan senjata tajam jenis samurai dari sarungnya.
Rekaman yang disertai narasi “Gangster Banjarmasin masuk ke kampung warga” itu dengan cepat menyebar di media sosial dan memicu kekhawatiran warga, sebagaimana diberitakan Kalimantan Post, Senin (04/05/2026).
Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Polsek Banjarmasin Timur langsung melakukan patroli serta pengecekan ke lokasi kejadian. Dari hasil penelusuran sementara, kelompok remaja yang terekam diduga berasal dari wilayah Pekapuran Raya dan terlihat membawa senjata tajam. Dugaan sementara, mereka hendak melakukan penyerangan terhadap kelompok lain.
Kapolsek Banjarmasin Timur, Morris Widhi Harto menegaskan bahwa pihaknya telah mengambil langkah cepat untuk merespons kejadian tersebut.
“Kami langsung menindaklanjuti informasi yang beredar dengan melakukan patroli dan pengecekan ke lokasi. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi para pelaku serta mendalami motif kejadian,” jelas Kapolsek, Senin (04/05/2026).
Beruntung, hingga saat ini tidak ditemukan adanya korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, kepolisian tetap meningkatkan patroli di wilayah rawan guna mencegah potensi konflik susulan.
Selain itu, Kapolsek juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi dan tetap menjaga situasi lingkungan.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang, tidak menyebarkan informasi yang belum tentu benar, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar,” tambahnya.
Penyelidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap identitas pelaku serta motif di balik aksi tersebut, sementara aparat memastikan kondisi wilayah tetap aman dan terkendali. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan