Liga AAFI Regional Bontang 2026 menjadi wadah pembinaan atlet futsal usia dini sekaligus ruang pembentukan karakter generasi muda.
BONTANG – Pembinaan atlet futsal usia dini menjadi fokus Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang melalui penyelenggaraan Liga Asosiasi Akademi Futsal Indonesia (AAFI) Regional Bontang 2026 di Lapangan Futsal Indoor Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim), Sabtu (09/05/2026).
Kompetisi yang dimulai pukul 07.30 Waktu Indonesia Tengah (Wita) itu dibuka Wali Kota Bontang yang diwakili Staf Ahli Bidang Pembangunan Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Lukman. Ajang tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan generasi muda melalui olahraga, khususnya futsal.
Pemkot Bontang menilai olahraga tidak hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga sarana pembentukan karakter, kedisiplinan, sportivitas, dan mental juang anak-anak serta remaja. Karena itu, dukungan terhadap akademi pembinaan futsal dinilai penting untuk menyiapkan atlet masa depan daerah.
Lukman mengatakan, keberadaan AAFI memiliki peran strategis dalam membangun ekosistem pembinaan futsal sejak usia dini, sebagaimana dilansir Ppid Setda, Sabtu, (09/05/2026).
“Saya sangat mengapresiasi tujuan AAFI untuk mengembangkan potensi pemain futsal usia dini dan remaja, meningkatkan kualitas akademi futsal di berbagai daerah,” jelas Lukman memaparkan dukungannya.
Menurut Lukman, pembinaan olahraga tidak cukup hanya bertumpu pada kemampuan teknis di lapangan. Nilai sportivitas, kerja sama, disiplin, dan semangat berkompetisi secara sehat juga menjadi bagian penting dalam membentuk generasi muda yang tangguh.
Ia menyebut, pemenang dalam kompetisi usia dini tersebut akan dipersiapkan untuk mewakili Kota Bontang pada fase tingkat regional Kalimantan Timur (Kaltim). Karena itu, Liga AAFI Regional Bontang diharapkan menjadi wadah seleksi sekaligus pembinaan berkelanjutan bagi pemain muda potensial.
Lukman juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pengurus AAFI, orang tua, pelatih, dan sekolah futsal agar pembinaan atlet usia dini berjalan lebih terarah.
“Pembinaan olahraga usia dini membutuhkan kolaborasi semua pihak agar lahir atlet-atlet masa depan yang membanggakan,” tuturnya memberikan nasihat.
Dalam kesempatan itu, Lukman memastikan Pemkot Bontang akan terus memberi ruang bagi pengembangan olahraga sebagai bagian dari pembangunan kualitas generasi muda daerah.
“Pemerintah Kota Bontang tentu akan terus mendukung pengembangan olahraga, termasuk futsal, sebagai bagian dari upaya membangun generasi muda.” []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan