Penembakan di Pusat Islam San Diego menewaskan tiga pria dan memicu penyelidikan dugaan kejahatan kebencian oleh FBI.
CALIFORNIA – Penembakan di Pusat Islam San Diego, California, Amerika Serikat, menewaskan tiga pria dan dua remaja yang diduga sebagai pelaku, Selasa (19/5/2026). Aparat setempat menduga insiden tersebut berkaitan dengan kejahatan kebencian dan telah melibatkan Biro Investigasi Federal (Federal Bureau of Investigation/FBI) dalam proses penyelidikan.
Kepala Kepolisian San Diego (Kapolresta) Scott Wahl mengatakan salah satu korban tewas merupakan petugas keamanan masjid. Polisi masih mendalami motif penembakan yang terjadi di area rumah ibadah tersebut.
“Penembakan di Pusat Islam San Diego sedang dipertimbangkan sebagai kejahatan kebencian dan FBI sudah dipanggil untuk membantu penyelidikan,” ujar Scott Wahl sebagaimana dilansir Detik pada Selasa, (19/05/2026).
Peristiwa itu memicu perhatian aparat keamanan federal karena lokasi kejadian berada di tempat ibadah dan menimbulkan korban jiwa. Hingga kini, polisi belum mengungkap identitas para korban maupun kronologi lengkap penembakan.
Kasus tersebut masih dalam penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan motif serta keterlibatan pihak lain dalam insiden berdarah itu. []
Redaksi1
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan