Doha Bergerak Cepat Cegah Eskalasi Perang di Timur Tengah

Qatar memperkuat komunikasi diplomatik dengan Amerika Serikat dan Iran untuk mendorong deeskalasi konflik serta mencegah meluasnya perang di Timur Tengah.

DOHA – Pemerintah Qatar meningkatkan upaya diplomasi untuk meredam ketegangan konflik kawasan dengan membuka komunikasi intensif bersama Amerika Serikat (AS) dan Iran di tengah ancaman eskalasi perang.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed al-Ansari, mengatakan komunikasi antara Doha dan pihak-pihak terkait konflik masih terus berlangsung. Qatar juga disebut aktif menjalin koordinasi dengan para pemimpin negara kawasan Teluk guna mendorong langkah deeskalasi.

Ketika ditanya mengenai komunikasi dengan Presiden AS Donald Trump, Majed al-Ansari menegaskan, “kontak akan terus berlanjut”.

Selain berkomunikasi dengan AS dan Iran, Qatar turut memfasilitasi dialog regional untuk mencegah meluasnya konflik di Timur Tengah. Upaya tersebut dilakukan di tengah meningkatnya kekhawatiran dunia internasional terhadap potensi serangan militer yang dapat memperburuk situasi keamanan kawasan.

Langkah diplomatik Qatar itu sebagaimana dilansir Kompas, Selasa (19/05/2026), yang mengutip laporan Al Jazeera. Dalam laporan tersebut disebutkan komunikasi intensif terus berlangsung antara negara-negara Teluk dan pihak-pihak yang terlibat dalam perang.

Peran Qatar selama ini dikenal cukup aktif dalam berbagai proses mediasi internasional, terutama terkait konflik di Timur Tengah. Upaya dialog yang terus dibangun diharapkan dapat membuka ruang negosiasi serta menekan risiko eskalasi konflik yang lebih luas. []

Redaksi1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com