Kisah Dokter Obesitas di Shanghai, Stres Kerja Diduga Jadi Penyebab

Dokter bedah dada di Shanghai menjadi sorotan publik setelah berat badannya mencapai 150 kilogram yang disebut berkaitan dengan tekanan kerja di dunia medis.

SHANGHAI – Tingginya tekanan kerja di dunia medis disebut menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kondisi kesehatan tenaga kesehatan, termasuk persoalan obesitas. Kondisi itu dialami dokter bedah dada di Shanghai, Xiang Ruilong, yang kini memiliki berat badan mencapai 150 kilogram.

Xiang bekerja di Rumah Sakit Pengobatan Tradisional Tiongkok (Traditional Chinese Medicine/TCM) dan Pengobatan Barat Terpadu Shanghai Yueyang. Dengan tinggi badan 1,84 meter, ia tetap menjalankan tugas medis di tengah kondisi fisik yang kerap menjadi sorotan publik.

Dokter tersebut mengungkapkan berat badannya terus bertambah selama menjalani profesi sebagai tenaga medis. Sekitar 10 tahun lalu, saat masih menjadi dokter residen, berat badannya berada di kisaran 110 kilogram.

Kisah Xiang kemudian menarik perhatian masyarakat setelah menjadi bahan pembicaraan di media sosial China. Kondisi fisiknya bahkan disebut kerap memicu olok-olok dari sebagian orang, padahal tekanan pekerjaan disebut menjadi salah satu penyebab utama kenaikan berat badannya.

Perjalanan Xiang menghadapi obesitas itu sebagaimana diberitakan Kompas, Senin (19/05/2026), yang mengutip laporan South China Morning Post (SCMP). Meski menghadapi tantangan kesehatan dan tekanan sosial, Xiang tetap menjalankan pekerjaannya sebagai dokter bedah dada di rumah sakit tersebut.

Fenomena itu turut memunculkan diskusi publik mengenai pentingnya kesehatan mental dan keseimbangan kerja bagi tenaga medis yang setiap hari menghadapi tekanan tinggi dalam menjalankan profesinya. []

Redaksi1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com