Kebakaran di kawasan Sultan Adam, Banjarmasin Utara, membuat warga panik, listrik padam, dan puluhan unit pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi.
BANJARMASIN – Kepanikan melanda warga Jalan Sultan Adam, Komplek Buana Permai Malkon Temon, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin (Banjarmasin), setelah api membesar di kawasan permukiman pada Senin (25/05/2026) sekitar pukul 21.15 Waktu Indonesia Tengah (Wita). Kobaran api yang terlihat tinggi membuat warga berhamburan keluar rumah, sementara puluhan unit pemadam kebakaran berdatangan ke lokasi.
Peristiwa kebakaran itu cepat menyita perhatian warga dan pengguna media sosial setelah sejumlah video beredar luas, terutama melalui Instagram. Dalam salah satu rekaman yang diunggah akun info_banjarmasin, api terlihat berkobar di tengah kawasan padat penduduk sebagaimana diberitakan Kaki News, Senin (25/05/2026).
“Saat ini terjadi kebakaran di Jalan Malkon Temon Komplek Buana Permai Kecamatan Banjarmasin Utara,” ucap seorang perempuan dalam video yang diunggah akun IG bernama nurul_rajut3.
Dalam rekaman lain, seorang pria menyebut titik api berada di dekat Posko KTC. Api dilaporkan cepat membesar hingga membuat warga panik dan berupaya menyelamatkan diri dari rumah masing-masing.
Seorang warga setempat, Hamdani (69), mengaku sempat terbangun dari tidur setelah mendengar teriakan warga yang meminta pertolongan. Meski rumahnya tidak berada tepat di dekat titik api, ia tetap khawatir karena kobaran api terlihat tinggi.
“Walaupun titik api agak jauh dari rumah saya, tepatnya di belakang kompleks, kami tetap khawatir karena api sempat berkobar tinggi,” ujar Hamdani saat dihubungi melalui sambungan telepon.
Menurut Hamdani, suasana di sekitar lokasi sempat mencekam ketika aliran listrik tiba-tiba padam. Pada saat bersamaan, suara sirene pemadam kebakaran terdengar berdatangan menuju lokasi kejadian.
“Begitu listrik padam, suara sirene damkar langsung berdatangan. Warga juga ikut membantu membuka jalan,” katanya.
Hingga berita ini diturunkan, petugas pemadam kebakaran masih berjibaku melakukan pendinginan dan penguasaan api di lokasi. Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah api kembali membesar dan merambat ke bangunan lain di sekitar kawasan permukiman.
Aparat kepolisian juga berada di lokasi untuk melakukan pengamanan dan mengatur arus lalu lintas di sekitar kawasan Sultan Adam. Arus kendaraan sempat terganggu karena banyak warga berdatangan untuk menyaksikan kebakaran.
Penyebab kebakaran dan jumlah bangunan yang terdampak belum diketahui secara pasti. Petugas masih melakukan penanganan di lapangan, sementara warga diimbau menjauhi lokasi agar proses pemadaman, pendinginan, dan pengamanan dapat berjalan lancar. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan