gambar ilustrasi

Sopir Travel Tewas Terjepit Usai Tabrakan di Kubu Raya

Kecelakaan antara mobil travel minibus dan truk di Jalan Trans Kalimantan, Kubu Raya, menewaskan sopir travel dan melukai empat penumpang.

KUBU RAYA – Kecelakaan maut di Jalan Trans Kalimantan, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, kembali menjadi peringatan bagi pengendara agar lebih waspada saat menempuh perjalanan malam jarak jauh. Insiden yang melibatkan mobil travel minibus dan truk itu menewaskan sopir travel serta menyebabkan empat penumpang mengalami luka-luka, Kamis 28 Mei 2026 malam.

Kecelakaan terjadi di kawasan Desa Korek, Kecamatan Sungai Ambawang, saat mobil travel minibus melaju dari arah Kabupaten Sekadau. Ketika melintas di lokasi kejadian, kendaraan tersebut diduga kehilangan kendali hingga bertabrakan dengan truk yang datang dari arah berlawanan.

Kepala Subseksi Penerangan Masyarakat (Kasubsi Penmas) Kepolisian Resor (Polres) Kubu Raya Ade mengatakan, berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), jarak kedua kendaraan yang sudah terlalu dekat membuat tabrakan tidak dapat dihindari, sebagaimana diberitakan Insidepontianak, Jumat (29/05/2026).

Benturan keras membuat bagian depan kedua kendaraan mengalami kerusakan berat. Sopir travel dilaporkan sempat terjepit di bagian kemudi akibat kerasnya benturan.

“Namun nyawanya tak tertolong,” kata Ade kepada Insidepontianak.com, Jumat (29/05/2026).

Selain korban meninggal dunia, empat penumpang travel mengalami luka-luka dan dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, sopir truk dilaporkan selamat dari insiden tersebut.

Kasus kecelakaan ini telah ditangani Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kubu Raya. Polisi juga telah melakukan olah TKP untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.

Jalur Trans Kalimantan selama ini dikenal sebagai salah satu ruas yang cukup rawan kecelakaan, terutama pada perjalanan malam dan lintasan jarak jauh. Kondisi tersebut membuat pengendara diminta lebih memperhatikan kondisi fisik, kendaraan, serta kecepatan saat berkendara.

“Jika mengantuk, sebaiknya beristirahat sejenak. Ingat, ada keluarga yang sedang menunggu di rumah,” imbaunya. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com