gambar ilustrasi

Pemotor Tewas Usai Tabrak Belakang Dump Truck di Sekadau

Seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia setelah menabrak bagian belakang dump truck yang mogok di badan jalan pada malam hari di Jalan Raya Sekadau–Sanggau.

SEKADAU – Minimnya penerangan jalan dan keberadaan kendaraan mogok di badan jalan kembali menjadi perhatian setelah seorang pengendara sepeda motor berinisial WM (18) meninggal dunia usai menabrak bagian belakang dump truck di Jalan Raya Sekadau–Sanggau KM 09, Desa Ensalang, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, Kamis 28 Mei 2026 malam.

Kecelakaan lalu lintas itu terjadi sekitar pukul 19.40 Waktu Indonesia Barat (WIB). Korban yang mengendarai sepeda motor melaju bersama seorang penumpang berinisial KM (18) sebelum menabrak dump truck yang berhenti di badan jalan karena mengalami kerusakan.

Pelaksana tugas Kepala Seksi (Plt Kasi) Hubungan Masyarakat (Humas) Kepolisian Resor (Polres) Sekadau, Iwan Kurniawan, membenarkan peristiwa tersebut sebagaimana diwartakan Tribunpontianak, Jumat (29/05/2026). Ia mengatakan kasus itu telah ditangani Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sekadau.

“Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 19.40 WIB dan saat ini telah ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Sekadau,” ujar Iwan, Jumat (29/05/2026).

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi, dump truck yang dikemudikan FK (26) mengalami gangguan pada sistem pengereman saat melintas di lokasi kejadian. Selain itu, komponen shaft lintang pada bagian gardan dilaporkan patah sehingga kendaraan tidak dapat memindahkan gigi transmisi.

Kerusakan tersebut membuat dump truck berhenti di badan jalan. Pengemudi disebut telah berupaya memberikan tanda peringatan kepada pengguna jalan lain dengan menyalakan lampu hazard dan meletakkan ranting pohon di sekitar kendaraan.

“Pengemudi sudah berupaya memberikan tanda peringatan dengan menyalakan lampu hazard dan meletakkan ranting pohon di sekitar kendaraan,” katanya.

Namun, kondisi jalan yang minim penerangan diduga membuat jarak pandang pengendara dari arah belakang menjadi terbatas. Tak lama setelah itu, sepeda motor yang dikendarai WM bersama KM menabrak bagian belakang dump truck tersebut.

Akibat benturan keras, WM mengalami luka berat. Korban sempat dibawa menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Sekadau, tetapi meninggal dunia dalam perjalanan. Sementara itu, KM dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka.

Iwan mengimbau pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat berkendara pada malam hari dan melintas di jalur yang minim penerangan. Pemeriksaan kondisi kendaraan juga dinilai penting untuk mencegah potensi kecelakaan di jalan raya.

“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu memperhatikan jarak pandang, kondisi kendaraan, serta meningkatkan kewaspadaan saat berkendara pada malam hari demi keselamatan bersama,” pungkasnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi pengendara untuk menjaga jarak aman, mengurangi kecepatan di jalur gelap, serta memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan sebelum digunakan. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com