Turnamen MBM Cup IV Jadi Ruang Pembinaan Generasi Muda Sebatik

Penutupan MBM Cup IV Tahun 2026 di Desa Tanjung Karang menjadi momentum Pemkab Nunukan mendorong pembinaan olahraga, sportivitas, dan persatuan masyarakat di Pulau Sebatik.

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan menegaskan komitmennya menjadikan turnamen olahraga sebagai ruang pembinaan sumber daya manusia (SDM), penguatan sportivitas, dan perekat persatuan masyarakat, terutama bagi generasi muda di Pulau Sebatik.

Pesan itu disampaikan dalam penutupan Turnamen MBM Cup IV Tahun 2026 yang berlangsung di Desa Tanjung Karang, Kecamatan Sebatik, Kabupaten Nunukan (Nunukan), Kalimantan Utara (Kaltara), Selasa (02/06/2026) pukul 15.00 Waktu Indonesia Tengah (Wita).

Camat Sebatik Timur Zainal Abidinsyah hadir mewakili Bupati Nunukan sekaligus membacakan sambutan tertulis kepala daerah di hadapan peserta, panitia pelaksana, atlet, ofisial tim, dan masyarakat yang memadati arena kegiatan.

Dalam sambutan tertulisnya, Bupati Nunukan menyampaikan apresiasi kepada panitia, sponsor, peserta, dan masyarakat yang telah mendukung terselenggaranya MBM Cup IV Tahun 2026 hingga berjalan aman, tertib, dan lancar, sebagaimana dilansir Simp4tik, Selasa, (02/06/2026).

Menurut Bupati Nunukan, olahraga tidak hanya berkaitan dengan perebutan gelar juara, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam membangun SDM yang sehat, tangguh, berkarakter, dan memiliki semangat kompetitif secara positif.

Bupati Nunukan menilai agenda olahraga yang melibatkan generasi muda perlu terus didukung secara berkelanjutan. Sebab, kegiatan seperti MBM Cup IV dapat menjadi sarana mempererat silaturahmi, memperkuat persatuan, serta menumbuhkan nilai sportivitas di tengah masyarakat.

“Kepada para juara, saya ucapkan selamat atas prestasi yang telah diraih. Jadikan kemenangan ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan. Bagi peserta yang belum berhasil, jangan berkecil hati karena kesempatan meraih prestasi masih terbuka luas di masa depan,” ujar Bupati Nunukan dalam sambutan tertulisnya.

Penutupan turnamen tersebut turut dihadiri Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Nunukan, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nunukan Andre Pratama dan Ramsah, Firman Latif, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, para atlet, serta ofisial tim.

Camat Sebatik Timur Zainal juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut. Ia berharap turnamen serupa dapat digelar secara rutin sebagai wadah pembinaan generasi muda di Sebatik.

Menurut Zainal, kegiatan olahraga dapat menjadi ruang positif bagi masyarakat, terutama anak muda, untuk menyalurkan bakat, membangun mental kompetitif, dan menjaga kebersamaan antarwarga.

Acara penutupan berlangsung meriah dengan penyerahan piala, trofi, dan penghargaan kepada para juara serta pemain terbaik. Antusiasme warga yang hadir menunjukkan bahwa olahraga masih menjadi media efektif untuk membangun hubungan sosial di tengah masyarakat.

Dengan berakhirnya MBM Cup IV Tahun 2026, Pemkab Nunukan berharap semangat sportivitas yang tumbuh selama turnamen dapat terus dipelihara. Kegiatan serupa diharapkan mampu melahirkan atlet berprestasi sekaligus memperkuat persatuan masyarakat di wilayah perbatasan. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com