Wagub Kaltim Seno Aji menargetkan daerahnya masuk lima besar nasional pada PON di NTT melalui kepemimpinan baru KONI, evaluasi pembinaan atlet, dan peningkatan fasilitas olahraga.
SAMARINDA – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Timur (Kaltim), Seno Aji, menargetkan Kaltim mampu menembus lima besar nasional pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) berikutnya di Nusa Tenggara Timur (NTT). Target tersebut disampaikan saat membuka Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltim Tahun 2026 di Tower Kadrie Oening, Samarinda, Rabu (03/06/2026).
Target tersebut menjadi bagian dari evaluasi prestasi olahraga Kaltim sekaligus harapan terhadap kepemimpinan baru KONI Kaltim periode 2026–2030 yang akan ditetapkan melalui Musorprov.
Usai membuka Musorprov, Seno Aji menyampaikan apresiasi kepada pengurus KONI Kaltim periode 2022–2026 yang dipimpin Rusdiansyah Aras atas kontribusi mereka dalam meningkatkan prestasi olahraga daerah melalui pembinaan atlet dan pengembangan cabang olahraga.

Menurut Seno, capaian Kaltim pada PON XX di Papua menjadi salah satu indikator keberhasilan pembinaan olahraga. Saat itu, Kaltim menempati peringkat ketujuh klasemen akhir dengan raihan sekitar 25 medali emas.
Sementara pada PON XXI Tahun 2024 di Aceh dan Sumatera Utara, jumlah medali emas meningkat menjadi 29 keping. Namun, posisi Kaltim justru turun ke peringkat kedelapan nasional. Kondisi tersebut dinilai perlu menjadi bahan evaluasi guna meningkatkan daya saing atlet pada ajang olahraga nasional mendatang.
“Kami memberikan apresiasi kepada pengurus KONI Kaltim periode 2022–2026 yang telah berusaha meningkatkan prestasi atlet Kaltim. Pada PON Papua kita berada di peringkat ketujuh dengan 25 medali emas, sedangkan pada PON Aceh-Sumut jumlah medali emas meningkat menjadi 29, tetapi peringkat turun ke posisi kedelapan,” ujar Seno kepada awak media.
Ia menegaskan, target utama Kaltim pada PON mendatang adalah masuk lima besar nasional melalui peningkatan kualitas pembinaan atlet dan penguatan organisasi olahraga.
“PON di NTT kedepan dengan kepemimpinan yanykg baru bisa meningkat, jadi target kita di lima besar,” kata Seno.
Dalam kesempatan tersebut, Seno juga menyoroti proses pemilihan Ketua Umum (Ketum) KONI Kaltim yang hanya diikuti satu kandidat, yakni Haji Andre. Menurutnya, kandidat tersebut memiliki pengalaman panjang di dunia olahraga dan telah memimpin sejumlah cabang olahraga.
“Dengan calon ketua baru yang hanya satu, yakni Haji Andre, yang sangat memahami olahraga dan memimpin beberapa cabang olahraga, kami berharap ke depan KONI Kaltim bisa lebih maju. Kami juga berharap proses serah terima kepemimpinan berjalan baik dan tidak menimbulkan friksi antara pengurus lama dan baru,” tutur Seno.
Selain membahas kepemimpinan organisasi, Seno mengungkapkan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim untuk meningkatkan sarana dan prasarana olahraga. Sejumlah fasilitas di kawasan Gelora Kadrie Oening Sempaja dan Stadion Palaran akan menjadi prioritas pengembangan guna mendukung pembinaan atlet.
Pemprov Kaltim, lanjutnya, berencana melanjutkan pembangunan gedung karate di kawasan Gelanggang Olahraga (GOR) Sempaja. Selain itu, fasilitas kolam renang di kompleks Stadion Palaran juga akan diperbaiki agar lebih representatif bagi atlet.
“Kedepan ada beberapa peningkatan fasilitas di GOR Sempaja nantinya akan ada gedung karate, kemudian GOR Palaran kita akan perbaiki kolam renang dan mudah-mudahan kita tidak terkena pengurangan anggaran,” jelas Seno.
Seno berharap peningkatan fasilitas olahraga dapat berjalan sesuai rencana dan tidak terdampak pengurangan anggaran. Dukungan infrastruktur yang memadai diyakini akan memperkuat pembinaan atlet serta meningkatkan prestasi olahraga Kaltim di tingkat nasional.
“Mudah-mudahan kedepannya dengan terpilihnya bisa membawa KONI Kaltim lebih maju lagi dan serah terima yang baik antara ketua lama dan baru tidak ada friksi kedepannya,” tutup mantan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim tersebut. []
Penulis: Guntur Riyadi | Penyunting: Nursiah
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan