Seorang pengendara Yamaha Vega R meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan dengan truk Mitsubishi Colt Diesel di persimpangan lampu lalu lintas Muhammadiyah, Palangka Raya.
PALANGKA RAYA – Seorang pengendara sepeda motor tewas setelah terlibat kecelakaan dengan truk Mitsubishi Colt Diesel di persimpangan lampu lalu lintas Muhammadiyah, Jalan RTA Milono, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), Minggu (07/06/2026) sekitar pukul 05.00 Waktu Indonesia Barat (WIB).
Korban bernama Ismail, warga Jalan Pangeran Samudra IV, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya. Ia mengendarai sepeda motor Yamaha Vega R bernomor polisi KH 2398 AT dari arah Bundaran Kecil menuju kawasan simpang lampu merah Muhammadiyah.
Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resor Kota (Polresta) Palangka Raya Amat mengatakan, petugas langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan kecelakaan, sebagaimana diberitakan Antara, Minggu, (07/06/2026).
“Kami menerima laporan adanya kecelakaan lalu lintas di kawasan Traffic Light Muhammadiyah sekitar pukul 05.00 WIB. Petugas kemudian langsung melakukan penanganan dan olah tempat kejadian perkara,” kata Kanit Gakkum Satlantas Polresta Palangka Raya, Ipda Amat.
Kendaraan lain yang terlibat dalam kecelakaan tersebut merupakan truk Mitsubishi Colt Diesel bernomor polisi DA 8657 BL yang dikemudikan Herman, warga Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan (Kalsel). Truk itu diketahui melaju dari arah Banjarmasin menuju Palangka Raya.
“Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, pengendara sepeda motor diduga berbelok ke arah Jalan Willem A Samad ketika kendaraan truk sudah berada pada jarak yang cukup dekat,” ucapnya.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), manuver korban diduga membuat kedua kendaraan berada pada posisi sulit menghindari benturan. Truk yang melaju di jalur utama disebut tidak memiliki ruang cukup untuk mengerem maupun mengelak.
Benturan terjadi antara bagian depan truk dan sepeda motor yang dikendarai korban. Kerasnya tabrakan mengakibatkan korban mengalami luka serius hingga meninggal dunia di lokasi kejadian.
“Karena jarak antar kendaraan sudah sangat dekat, pengemudi truk tidak dapat mengendalikan maupun menghindari tabrakan yang akhirnya tidak bisa dielakkan,” ujarnya.
Petugas bersama tim medis kemudian melakukan pemeriksaan terhadap korban di lokasi. Selain mengevakuasi korban, polisi juga mengamankan kendaraan yang terlibat serta meminta keterangan sejumlah saksi untuk mendalami kronologi kecelakaan.
“Kami masih melakukan pendalaman terhadap seluruh fakta dan keterangan saksi untuk memastikan kronologi kecelakaan secara utuh,” demikian Amat.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi pengendara agar lebih berhati-hati saat melintas di persimpangan, terutama ketika berbelok di jalur utama yang dilalui kendaraan besar. Polisi masih melanjutkan penyelidikan untuk memastikan penyebab kecelakaan secara menyeluruh. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan