Paser Kebut Persiapan Atlet Porprov Kaltim, TC dan Tryout Jadi Andalan

Disporapar Paser memaksimalkan TC dan tryout luar daerah agar kesiapan atlet Porprov Kaltim 2026 tetap terjaga meski sejumlah venue masih dalam pengerjaan.

PASER – Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Paser menyiapkan pemusatan latihan atau training center (TC) serta tryout luar daerah untuk menjaga kesiapan atlet menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur (Kaltim) 2026, meski sejumlah venue pertandingan masih dalam tahap rehabilitasi dan pembangunan ulang.

Kepala Bidang (Kabid) Olahraga Disporapar Paser Abdi Permana mengatakan, keterbatasan tempat latihan menjadi kendala utama dalam persiapan atlet. Sebagian venue belum dapat digunakan karena masih dikerjakan menjelang Porprov Kaltim 2026.

Kepala Bidang Olahraga Disporapar Paser, Abdi Permana

“Beberapa persiapan sudah kita lakukan salah satunya dengan TC. Jadi meskipun beberapa venue belum siap, kami tidak mau atlet kehilangan jam terbang,” ujar Abdi saat ditemui di ruangannya, Jumat (12/06/2026).

Selain TC, Disporapar Paser juga mendorong atlet mengikuti Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) dan open tournament di luar daerah. Langkah itu dilakukan untuk menambah pengalaman bertanding, mengasah mental, serta mengukur kemampuan atlet sebelum tampil di Porprov Kaltim.

“Beberapa atlet sudah kami kirim ikut kejurprov dan event open. Hasilnya bagus, mereka dapat lawan sepadan dan mentalnya teruji,” imbuhnya.

Abdi menjelaskan, terdapat tujuh cabang olahraga (cabor) yang terpaksa digelar di luar Paser karena keterbatasan venue. Sejumlah cabor tersebut di antaranya skuasy, boling, golf, layar, dan ski air.

Menurut dia, atlet dari cabor yang bertanding di luar Paser juga dijadwalkan mengikuti TC di venue yang akan digunakan saat pertandingan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser tetap mengupayakan persiapan maksimal meski biaya sewa venue swasta cukup tinggi, seperti golf yang berkisar Rp30 juta hingga Rp60 juta per hari dan boling yang dapat mencapai Rp200 juta hingga Rp300 juta.

“Jadi untuk 7 cabor itu kita sistem sewa. Dan memang lumayan karena rata-rata venue tersebut milik swasta”, tambahnya.

Dari sisi anggaran, Disporapar Paser sebelumnya mengusulkan Rp38 miliar untuk seluruh persiapan Porprov Kaltim, termasuk pembinaan atlet. Namun, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim baru menyetujui Rp20 miliar yang telah mendapat persetujuan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltim.

“Prinsipnya efisiensi. Dana yang ada kami maksimalkan untuk TC, tryout, dan kebutuhan atlet. Venue tetap dikebut agar akhir Oktober 2026 sudah fungsional,” Pungkasnya.

Disporapar Paser berharap program TC intensif dan tryout luar daerah mampu membawa atlet berada dalam kondisi terbaik saat Porprov Kaltim 2026 digelar. Pembinaan atlet dipastikan tetap berjalan meski pembangunan venue masih berproses, demi menjaga peluang Paser meraih prestasi terbaik sebagai tuan rumah. []

Penulis: Wiwik Rahmawati | Penyunting: Nursiah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com