Pemkot Banjarbaru memanfaatkan peringatan Harganas Ke-33 untuk memperkuat ketahanan keluarga melalui peran teladan ASN dalam mewujudkan generasi yang sehat, berkarakter, dan berdaya saing.
BANJARBARU – Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarbaru menegaskan pentingnya penguatan ketahanan keluarga sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia melalui peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-33 Tahun 2026. Aparatur Sipil Negara (ASN) didorong menjadi teladan dalam membangun keluarga harmonis sekaligus menciptakan generasi yang sehat, berkarakter, dan berdaya saing.
Pesan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarbaru Sirajoni saat memimpin apel gabungan perangkat daerah yang dirangkaikan dengan peringatan Harganas Ke-33 di Lapangan Dr. Murdjani, Banjarbaru, Selasa (7/7/2026).
“Tema Harganas tahun ini Ayah Wajib Hadir mengingatkan seluruh elemen masyarakat agar kembali menempatkan keluarga sebagai pusat pembangunan di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan semakin kompleksnya tantangan sosial,” ujarnya di depan ratusan ASN, sebagaimana diberitakan Antara, Selasa (07/07/2026).
Menurut Sirajoni, pembangunan keluarga berkualitas tidak hanya berfokus pada pendidikan, kesehatan, dan pembentukan karakter, tetapi juga mencakup upaya mewariskan lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari bagi generasi mendatang.
“Membangun keluarga berkualitas tidak hanya berkaitan pendidikan, kesehatan, dan pembentukan karakter, tetapi juga melalui upaya mewariskan lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari bagi anak cucu kita,” ucap Sirajoni.
Ia menambahkan, ketahanan keluarga menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditawar di tengah perkembangan teknologi dan tantangan sosial yang semakin kompleks. Karena itu, terdapat tiga prioritas utama yang harus menjadi perhatian bersama.
“Tiga prioritas utama membangun keluarga berkualitas yakni mewujudkan keluarga sehat melalui pemenuhan gizi sejak 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), kedua pencegahan stunting, serta ketiga peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak,” tuturnya.
Sirajoni juga menekankan bahwa keluarga berperan besar dalam membentuk karakter generasi penerus melalui penanaman nilai kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, toleransi, dan semangat gotong royong sejak usia dini.
“Rumah harus menjadi sekolah pertama bagi anak-anak kita, tempat nilai kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, toleransi, dan semangat gotong royong ditanamkan sejak dini,” ucap Sirajoni.
Pada kesempatan tersebut, Pemkot Banjarbaru turut menyerahkan penghargaan kepada sejumlah pihak sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi dalam mendukung pembangunan keluarga di Kota Banjarbaru. []
Redaksi08
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan