China Eastern Airlines melayani penerbangan langsung Beijing Daxing-Bali tiga kali sepekan untuk memperluas konektivitas dan mendorong kunjungan wisatawan Tiongkok.
BALI – Pembukaan penerbangan langsung Beijing Daxing-Bali memperluas akses Bali ke pasar wisatawan Tiongkok yang hingga semester pertama 2026 telah menyumbang sekitar 297 ribu kunjungan. China Eastern Airlines mulai melayani rute tersebut tiga kali sepekan sejak Sabtu (11/07/2026).
Penerbangan perdana menggunakan pesawat Airbus A330 dengan nomor penerbangan MU889. Pesawat yang membawa 287 penumpang itu tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali pada pukul 22.55 Waktu Indonesia Tengah (WITA) setelah bertolak dari Bandara Internasional Beijing Daxing pada pukul 15.43 waktu setempat.
Untuk penerbangan sebaliknya, China Eastern Airlines memberangkatkan 287 penumpang menuju Beijing melalui penerbangan MU890 pada Minggu (12/07/2026) pukul 00.48 WITA.
Pelepasan penerbangan tersebut dihadiri Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata Provinsi Bali, perwakilan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Denpasar, serta manajemen Perseroan Terbatas (PT) Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports.
General Manager (GM) Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali Nugroho Jati, sebagaimana dilansir Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Minggu, (12/07/2026), menilai pembukaan rute tersebut akan memperkuat konektivitas udara sekaligus meningkatkan daya saing pariwisata Bali.
“Kami sangat antusias menyambut pembukaan rute baru yang menghubungkan ibu kota China dengan Bali. Kami optimistis bahwa rute baru ini akan semakin memperkuat konektivitas udara dengan China, serta semakin meningkatkan dan memperkuat daya saing Bali sebagai tujuan pariwisata utama dunia,” ujar Nugroho Jati.
Menurut Nugroho, wisatawan berpaspor Tiongkok menempati urutan kedua dalam jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang tiba di Bali sepanjang semester pertama 2026. Pembukaan rute langsung tersebut diharapkan meningkatkan kunjungan dengan memberikan akses perjalanan yang lebih mudah.
“Secara historis, China merupakan salah satu negara penyumbang wisatawan mancanegara terbanyak di Bali. Hingga paruh pertama 2026 ini, wisatawan berpaspor China menempati urutan kedua jumlah wisatawan yang tiba di Bali, dengan jumlah hingga 297 ribu wisatawan. Hadirnya rute baru ini diharapkan semakin mempermudah aksesibilitas dan mendorong pertumbuhan kunjungan wisatawan dari China ke Bali,” tambahnya.
Rute Beijing Daxing-Bali pulang-pergi (PP) dijadwalkan beroperasi setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu. Beijing menjadi kota kelima di wilayah Tiongkok daratan yang terhubung melalui penerbangan langsung dengan Bali setelah Guangzhou, Shanghai, Xiamen, dan Chengdu.
Pembukaan rute tersebut juga menjadikan Beijing Daxing sebagai rute internasional langsung ke-42 yang dilayani Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali. Seluruh rute internasional itu dioperasikan oleh 43 maskapai nasional dan asing.
China Eastern Airlines sebelumnya telah mengoperasikan penerbangan langsung yang menghubungkan Bali dengan Shanghai. Kehadiran rute dari Beijing membuka peluang pengembangan jaringan penerbangan lain antara Bali dan sejumlah kota potensial di Tiongkok.
“Kami menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak atas beroperasinya rute baru ini. Sebelumnya, maskapai China Eastern Airlines telah mengoperasikan rute penerbangan yang menghubungkan Bali dengan Shanghai. Kami turut berharap dapat menjalin kemitraan yang panjang, sukses, dan saling menguntungkan dengan maskapai China Eastern Airlines di rute baru ini, serta membuka peluang kolaborasi lebih lanjut untuk rute-rute potensial lainnya,” pungkas Nugroho Jati.
Penerbangan langsung Beijing-Bali diharapkan memperkuat arus kunjungan wisman, memperluas konektivitas Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, serta memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata dan perekonomian daerah. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan