Pemkot Samarinda Siapkan Rp900 Juta Terangi Jembatan Achmad Amins

Pemkot Samarinda menyiapkan anggaran sekitar Rp900 juta untuk memulihkan penerangan Jembatan Mahkota Dua setelah pencurian kabel menyebabkan seluruh lampu tidak berfungsi.

SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mengalokasikan anggaran sekitar Rp900 juta untuk memperbaiki lampu penerangan jalan di Jembatan Achmad Amins atau Jembatan Mahkota Dua yang tidak berfungsi akibat pencurian kabel pada Januari 2026. Perbaikan tersebut diprioritaskan untuk meningkatkan keamanan dan keselamatan pengguna jalan, terutama pada malam hari.

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda saat ini menyiapkan proses pelelangan sebelum pekerjaan fisik dimulai. Anggaran yang disediakan difokuskan untuk memulihkan fungsi lampu penerangan jalan, bukan pencahayaan dekoratif atau lampu tematik jembatan.

Kepala Dinas (Kadis) Perhubungan Kota Samarinda Hotmarulitua Manalu mengatakan perbaikan penerangan Jembatan Achmad Amins telah memasuki tahap perencanaan pengadaan.

“Itu dengan pagu sekitar kurang lebih Rp900 juta, tapi hanya untuk fokus lampu-lampu jalannya saja, bukan ke tematiknya lagi,” ujar Hotmarulitua kepada awak media saat ditemui di Samarinda, Jumat (10/07/2026).

Menurut Hotmarulitua, pemulihan fungsi lampu penerangan jalan menjadi kebutuhan mendesak karena berkaitan langsung dengan keselamatan pengendara. Dishub Samarinda memilih mendahulukan pencahayaan utama dibandingkan penataan unsur estetika jembatan.

Seluruh lampu penerangan di jembatan tersebut dilaporkan tidak berfungsi setelah terjadi pencurian kabel pada Januari 2026. Kondisi itu menyebabkan sejumlah bagian jembatan gelap pada malam hari sehingga dikhawatirkan meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas dan mengurangi rasa aman pengguna jalan.

Jembatan Achmad Amins memiliki panjang sekitar 1.428 meter dan menjadi salah satu infrastruktur strategis di Samarinda. Jembatan itu menghubungkan Kelurahan Sungai Kapih, Kecamatan Sambutan, dengan Kelurahan Simpang Pasir, Kecamatan Palaran.

Selain menjadi jalur alternatif bagi masyarakat, jembatan tersebut menunjang mobilitas harian dan distribusi barang antarkawasan. Karena itu, sistem penerangan yang memadai dinilai penting untuk menjaga kelancaran dan keselamatan lalu lintas.

Pemkot Samarinda berharap proses pelelangan berjalan sesuai jadwal agar pekerjaan fisik dapat segera dimulai. Pemulihan penerangan tersebut diharapkan mengakhiri kondisi gelap di Jembatan Mahkota Dua serta meningkatkan keamanan, kenyamanan, dan keselamatan masyarakat yang melintas setiap hari. []

Penulis: Guntur Riyadi | Penyunting: Nursiah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com