Api yang melalap tempat peristirahatan sopir dan bengkel ekspedisi di Jalan Gubernur Soebardjo menghanguskan tiga truk serta dua sepeda motor tanpa menimbulkan korban jiwa.
BANJARMASIN – Kebakaran melanda tempat peristirahatan sopir truk dan bengkel ekspedisi di tepi Jalan Gubernur Soebardjo, samping Trisakti Bispark, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), Jumat (17/07/2026) menjelang Magrib. Meski api menghanguskan dua bangunan, tiga truk, dan dua sepeda motor, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa karena lokasi dalam keadaan kosong.
Api disebut bermula dari bagian paling kanan tempat peristirahatan sopir truk, kemudian dengan cepat merembet ke bangunan bengkel ekspedisi di sebelahnya. Bangunan tempat singgah itu ludes hingga hanya menyisakan puing, sedangkan bengkel mengalami kerusakan cukup parah.
Tiga truk yang terparkir di sekitar bangunan turut terbakar dan mengalami kerusakan berat. Dua sepeda motor juga hangus hingga hanya menyisakan rangka.
Ja’far, warga yang berada di lokasi, mengatakan api menyebar dari satu sisi bangunan menuju bengkel. “Jadi api mulai dari ujung paling kanan lalu merembet ke kiri sampai ke bengkel sini,” kata Ja’far, warga di lokasi.
Peristiwa tersebut, sebagaimana diberitakan Banjarmasinpost, Jumat, (17/07/2026), sempat membuat warga menjauh karena terdengar dentuman dari dalam bangunan yang terbakar. Warga menduga suara itu berasal dari bola lampu yang pecah akibat terpapar panas.
Dentuman tersebut memicu kekhawatiran karena muncul bersamaan dengan kobaran api yang semakin membesar. Warga memilih menjaga jarak sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.
“Tidak berani kami mendengar ada ledakan lalu api membesar begitu. Kami tunggu teman pemadam aja lagi,” tambah Ja’far.
Api akhirnya berhasil dipadamkan sebelum menjalar lebih luas ke bangunan lain di sekitar lokasi. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka karena tempat peristirahatan sopir dan bengkel sedang tidak berpenghuni saat kebakaran terjadi.
Penyebab pasti kebakaran belum disebutkan dalam informasi yang diterima. Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan sumber api sekaligus mendata total kerugian akibat rusaknya bangunan dan kendaraan di lokasi kejadian. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan