Rumah kosong berbahan kayu di Desa Kujan, Kecamatan Bulik, Lamandau, ludes terbakar dengan kerugian diperkirakan mencapai Rp100 juta, sementara penyebab kebakaran masih diselidiki.
LAMANDAU – Satu rumah kosong di Jalan Trans Kalimantan, Simpang Fitri, Desa Kujan, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau, ludes dilalap api, Senin (17/08/2026) sekitar pukul 11.00 Waktu Indonesia Barat (WIB). Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut, tetapi kerugian material diperkirakan mencapai Rp100 juta.
Kebakaran diketahui setelah kepulan asap tebal dan kobaran api muncul dari bagian dalam rumah berbahan kayu. Api kemudian dengan cepat membesar dan merambat ke seluruh bangunan yang saat kejadian dalam kondisi tidak berpenghuni.
Saksi mata, Bahrudin, mengatakan kobaran api muncul secara tiba-tiba sebelum menjalar ke seluruh bagian rumah.
“Saya liat tiba-tiba bangunan rumah kayu itu api membesar dan merambat ke seluruh area rumah. Kami langsung minta bantuan dari warga dan pihak Pemadaman Kebakaran,” ungkapnya sebagaimana dilansir Prokalteng, Selasa, (18/08/2026).
Warga yang mengetahui kebakaran tersebut segera bergotong royong melakukan pemadaman awal menggunakan peralatan seadanya sembari menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Tak lama kemudian, armada pemadam kebakaran bersama tim gabungan tiba di lokasi. Petugas dibantu warga berupaya menjinakkan api menggunakan mobil tangki dan perlengkapan pemadaman hingga kebakaran berhasil dikendalikan.
Setelah api padam, petugas melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak terdapat bara maupun titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali. Kondisi rumah yang kosong saat kejadian membuat peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamandau Hendikel menyebut seluruh bagian bangunan berikut barang yang berada di dalam rumah mengalami kerusakan berat.
“Seluruh bangunan beserta isinya mengalami kerusakan berat dengan perkiraan kerugian material mencapai Rp100 juta,” jelas Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lamandau, Hendikel.
Hingga penanganan di lokasi berlangsung, penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti. Tim gabungan masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi sumber awal api yang menghanguskan rumah tersebut.
Penyelidikan diharapkan dapat mengungkap penyebab kebakaran sekaligus menjadi bahan evaluasi pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi, khususnya pada bangunan yang ditinggalkan dalam keadaan kosong. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan