Kebakaran lahan di Jalan Tjilik Riwut Kilometer 6 Sampit masih aktif hingga Selasa pagi dan menimbulkan kekhawatiran karena lokasinya dekat Bandara Haji Asan Sampit.
KOTAWARINGIN TIMUR – Kepulan asap dari kebakaran lahan di kawasan Jalan Tjilik Riwut Kilometer 6, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng), menjadi perhatian karena lokasinya tidak jauh dari Bandara Haji Asan Sampit.
Kebakaran tersebut dilaporkan berlangsung sejak Senin malam hingga Selasa (07/07/2026) pagi. Hingga pukul 09.50 WIB, api disebut masih aktif di sejumlah titik dan menimbulkan asap yang terlihat dari sekitar lokasi.
Peristiwa itu memunculkan kekhawatiran warga karena asap berpotensi mengganggu jarak pandang apabila semakin tebal, terutama di sekitar jalur operasional Bandara Haji Asan Sampit.
Hubungan Masyarakat (Humas) Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotim, Heri Wahyudi, membenarkan pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait kebakaran tersebut, sebagaimana diberitakan Tribunkalteng, Selasa, (07/07/2026).
“Hingga pagi ini api masih aktif. Kami menerima laporan dan permintaan bantuan dari warga yang berada di sekitar lokasi kejadian,” kata Heri Wahyudi, Selasa (07/07/2026).
Cuaca panas yang melanda Sampit dalam beberapa hari terakhir serta kondisi lahan yang mulai mengering akibat musim kemarau diduga mempercepat penyebaran api. Sejak malam, kobaran api masih terlihat menyala di beberapa titik.
“Warga berharap api dapat segera dipadamkan agar tidak meluas dan tidak menimbulkan dampak yang lebih besar,” ujarnya.
Hingga berita ini disusun, belum diketahui luas lahan yang terbakar maupun penyebab pasti munculnya api. Petugas masih melakukan pemantauan di lapangan untuk memastikan api tidak meluas ke kawasan lain dan tidak menimbulkan gangguan lebih besar bagi masyarakat maupun aktivitas di sekitar bandara. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan