Batman of Lagos de Moreno Viral, Kejaksaan Meksiko Turun Tangan

Kejaksaan Jalisco menyelidiki sosok berjuluk Batman of Lagos de Moreno setelah sejumlah orang ditemukan terikat dan dituduh mencuri sepeda motor.

MEKSIKO – Dugaan aksi main hakim sendiri oleh sosok berjuluk Batman of Lagos de Moreno di Kota Lagos de Moreno, Jalisco, Meksiko, memicu penyelidikan kejaksaan setelah sejumlah orang ditemukan terikat di tiang dan dituduh sebagai pencuri sepeda motor.

Sosok bertopeng itu viral di media sosial karena disebut memburu pencuri sepeda motor pada malam hari. Dalam sejumlah video yang beredar, korban ditemukan terikat, sebagian mulutnya dilakban, wajah dicoret, serta diberi tulisan “ratero” atau pencuri dalam bahasa Spanyol, sebagaimana diberitakan Cnn Indonesia, Minggu, (28/06/2026).

Kejaksaan Negara Bagian Jalisco mengonfirmasi penyelidikan terhadap rangkaian peristiwa yang dikaitkan dengan sosok tersebut. Aparat menilai orang-orang yang ditemukan dalam kondisi terikat tetap diperlakukan sebagai korban, meski mereka dituduh mencuri sepeda motor.

Jaksa Negara Bagian Jalisco Salvador González de los Santos mengatakan, beberapa orang ditemukan dengan pesan peringatan agar tidak lagi mencuri kendaraan.

“Ya, memang ada beberapa kejadian di mana sejumlah orang muda diikat dengan tulisan bahwa itulah yang akan terjadi jika mereka terus mencuri sepeda motor,” kata González de los Santos, seperti diberitakan media lokal.

Setelah ditemukan, mereka dilepaskan dan dibawa ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan perawatan akibat luka yang diderita.

Media setempat melaporkan sedikitnya lima orang ditemukan dalam kondisi serupa dalam kurun sekitar 10 hari selama Juni 2026. Di beberapa lokasi, sepeda motor yang diduga hasil curian juga ditemukan tidak jauh dari korban.

Fenomena Batman of Lagos de Moreno memicu perdebatan publik di Meksiko. Sebagian warganet memuji aksi itu sebagai bentuk perlawanan terhadap pencurian kendaraan bermotor, namun aparat menegaskan penegakan hukum tetap menjadi kewenangan negara.

Pemerintah Meksiko menilai aksi main hakim sendiri berpotensi melanggar hukum dan dapat menimbulkan masalah baru dalam penanganan kejahatan. Penyelidikan diharapkan dapat mengungkap identitas sosok bertopeng tersebut serta memastikan proses hukum berjalan sesuai aturan. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com