Final Bupati Cup 2026 di Stadion Sei Bilal menjadi momentum pembinaan atlet muda Nunukan agar berprestasi, disiplin, dan menjauhi hal negatif.
NUNUKAN – Turnamen Bupati Cup 2026 menjadi ruang pembinaan karakter atlet muda melalui sepak bola, bukan sekadar perebutan gelar juara, saat laga final Annur FC melawan Kaliber FC digelar di Stadion Sei Bilal, Sabtu (27/06/2026).
Antusiasme masyarakat terlihat sejak sore. Arus kendaraan memadati Jalan Bhayangkara hingga Jalan Sei Bilal, sementara ribuan penonton memenuhi tribun stadion untuk menyaksikan partai puncak turnamen tersebut, sebagaimana diberitakan Simp4tik, Sabtu, (27/06/2026).
Dalam penutupan turnamen, Bupati Nunukan Irwan Sabri menegaskan, sepak bola mengajarkan disiplin, kerja keras, kerja sama, penghormatan terhadap aturan, sportivitas, dan kemampuan menerima hasil pertandingan.
“Tidak ada pemain hebat yang lahir tanpa latihan, tidak ada tim juara yang terbentuk tanpa kerja sama. Dan tidak ada keberhasilan yang diraih tanpa pengorbanan serta ketekunan,” ujar Irwan Sabri.
Ia berpesan kepada atlet muda di Nunukan agar tidak cepat puas. Mereka diminta terus berlatih, menjaga kesehatan, serta menjauhi narkoba, minuman keras, dan berbagai hal yang dapat merusak masa depan.
Bupati berharap olahraga dapat menjadi jalan bagi atlet muda untuk meraih prestasi sekaligus mengharumkan nama keluarga, daerah, hingga bangsa.
Kepada tim juara, Irwan mengucapkan selamat dan mengingatkan agar kemenangan menjadi motivasi untuk meningkatkan kemampuan. Menurutnya, mempertahankan prestasi jauh lebih sulit dibandingkan meraihnya.
Sementara itu, tim yang belum berhasil menjadi juara diminta tidak berkecil hati. Kekalahan, kata dia, harus menjadi pelajaran untuk bangkit dan memperbaiki kekurangan.
“Seorang juara sejati bukan hanya mereka yang berdiri di podium kemenangan, tetapi mereka yang mampu bangkit setiap kali mengalami kegagalan,” pesannya.
Irwan juga mengajak masyarakat terus mendukung perkembangan olahraga sebagai sarana mempererat persaudaraan, menjaga kesehatan, serta membangun generasi muda yang tangguh, disiplin, dan berintegritas.
Ia berharap Bupati Cup terus melahirkan bibit pesepak bola berbakat yang mampu mengharumkan nama Nunukan di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional.
“Jangan berhenti bermain hanya karena kalah. Jangan berhenti bermimpi hanya karena gagal. Teruslah berjuang, karena setiap pemain besar pernah memulai langkahnya dari lapangan yang sederhana,” tutupnya.
Penutupan Bupati Cup 2026 turut dihadiri Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal A. Paliwang, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nunukan Andi Fajrul, Ramsah, Adama, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Nunukan, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Nunukan. Turnamen ini diharapkan menjadi agenda berkelanjutan untuk memperkuat pembinaan sepak bola daerah. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan