Tim Rescue Damkar Palangka Raya berhasil menangani kasus cincin tersangkut di jari balita dengan cepat dan aman tanpa menimbulkan luka.
PALANGKA RAYA – Respons cepat Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Palangka Raya berhasil mencegah risiko cedera serius pada seorang balita perempuan berusia 1,5 tahun setelah cincin emas yang melingkar di jarinya berhasil dilepas tanpa luka, Sabtu (18/04/2026).
Peristiwa tersebut terjadi di Pos Rescue Damkar Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), ketika orang tua balita berinisial ASIPA, warga Jalan Adonis Samad, datang meminta bantuan. Cincin yang baru dipasangkan di jari tengah tangan kanan anaknya mendadak sulit dilepas dan menyebabkan pembengkakan.
Jabatan Fungsional (Jafung) Analis Kebakaran Ahli Muda Damkar Kota Palangka Raya, Sucipto, mengatakan tim segera melakukan pemeriksaan begitu korban tiba. “Begitu orang tua datang membawa anaknya, tim langsung melakukan pengecekan kondisi jari yang sudah mulai membengkak akibat cincin yang tidak bisa dilepas,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kondisi tersebut berpotensi mengganggu aliran darah jika tidak segera ditangani. Oleh karena itu, penanganan dilakukan secara cepat dengan teknik khusus yang aman bagi balita. “Penanganan kami lakukan dengan cepat namun tetap mengutamakan kehati-hatian, mengingat pasien masih balita. Kami menggunakan teknik khusus agar cincin bisa dilepas tanpa melukai kulit,” jelasnya.
Dalam proses evakuasi, tim juga terbantu karena balita tersebut tetap tenang dan tidak banyak bergerak. Hal ini memungkinkan petugas bekerja lebih presisi dalam kondisi yang membutuhkan ketelitian tinggi. “Anaknya cukup tenang, tidak menangis dan tidak banyak bergerak, sehingga sangat membantu proses pelepasan cincin yang memerlukan ketelitian tinggi,” tambahnya, sebagaimana dilansir Kalteng, Minggu (19/04/2026).
Setelah sekitar 20 menit penanganan, cincin berhasil dilepas tanpa menimbulkan luka maupun lecet. Orang tua balita pun menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan cepat petugas sebelum kembali ke rumah.
Sucipto menegaskan, Damkar tidak hanya berfokus pada penanganan kebakaran, tetapi juga berbagai kondisi darurat non-kebakaran yang membutuhkan respons cepat. Ia berharap masyarakat tidak ragu meminta bantuan ketika menghadapi situasi serupa agar risiko cedera dapat diminimalkan. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan