Dua anak perempuan berusia sekitar 12 tahun dilaporkan hilang setelah terseret arus Sungai Satui saat mandi bersama empat temannya di Desa Sungai Danau, Tanah Bumbu.
TANAH BUMBU – Tim gabungan bersama warga masih melakukan pencarian intensif terhadap dua anak perempuan berusia sekitar 12 tahun yang dilaporkan hilang setelah tenggelam dan terseret arus Sungai Satui, Desa Sungai Danau, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan (Kalsel), Sabtu (13/06/2026) siang.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.30 Waktu Indonesia Tengah (WITA), saat enam anak perempuan mandi bersama di aliran Sungai Satui. Dua anak di antaranya diduga tidak memiliki kemampuan berenang sehingga terseret arus sungai yang cukup kuat dan tenggelam, sebagaimana diberitakan Redaksi8, Sabtu (13/06/2026).
Kejadian bermula ketika enam anak perempuan berkumpul dan memutuskan mandi bersama di sungai tersebut. Saat berada di air, dua korban tiba-tiba terseret arus. Situasi kemudian berubah panik setelah teman-teman korban menyadari keduanya dalam bahaya.
Dua anak langsung naik ke daratan untuk mencari pertolongan dan melapor kepada warga sekitar. Sementara itu, dua anak lainnya sempat bertahan di sekitar lokasi kejadian untuk mencoba mencari rekan mereka yang tenggelam.
Laporan insiden tersebut secara resmi diterima pihak terkait sekitar pukul 12.15 WITA. Warga yang mengetahui kejadian itu langsung bergerak cepat melakukan upaya tanggap darurat dengan penyelaman tradisional di sekitar titik awal korban dilaporkan hilang.
Untuk mempercepat proses pencarian dan evakuasi, pihak kepolisian bersama relawan kemudian berkoordinasi dengan instansi terkait. Tim gabungan dari unsur aparat keamanan, personel pencarian dan pertolongan (SAR), relawan, serta warga setempat diterjunkan ke lokasi.
Hingga berita ini disusun, proses pencarian masih difokuskan di sepanjang aliran Sungai Satui. Penyisiran dilakukan secara masif dengan menyasar titik awal korban tenggelam dan area yang berpotensi menjadi jalur hanyut akibat arus sungai.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di sungai, terutama di lokasi berarus kuat dan berisiko. Upaya pencarian diharapkan segera membuahkan hasil agar kedua korban dapat ditemukan. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan