Tim SAR Gabungan menemukan Iqbal dalam kondisi meninggal dunia sekitar satu mil laut dari lokasi sampan motor terbalik di perairan Sungai Laut Tanjung Bunga.
KUBU RAYA – Operasi pencarian korban sampan motor terbalik saat memancing di perairan Sungai Laut Tanjung Bunga, Desa Selat Remis Selatan, Kecamatan Teluk Pakedai, Kabupaten Kubu Raya, berakhir duka. Korban bernama Iqbal (29) ditemukan meninggal dunia pada hari kedua pencarian, Minggu, (31/05/2026).
Korban ditemukan Tim Search and Rescue (SAR) Gabungan sekitar pukul 09.47 WIB dalam kondisi mengapung di permukaan air, sekitar satu mil laut atau nautical mile (Nm) ke arah muara dari lokasi kejadian kecelakaan (LKK).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Pontianak I Made Junetra mengatakan, pencarian hari kedua dilakukan sejak pagi dengan menyisir permukaan air ke arah muara. Tim juga berkoordinasi dengan masyarakat dan unsur terkait di sepanjang aliran sungai, sebagaimana dilansir Warta Pontianak, Minggu, (31/05/2026).
“Pada hari kedua operasi SAR, Tim SAR Gabungan melaksanakan penyisiran permukaan air hingga radius 1 Nm ke arah muara dari lokasi kejadian serta berkoordinasi dengan masyarakat dan unsur terkait di sepanjang aliran sungai,” ujar I Made Junetra.
Selain penyisiran permukaan air, tim juga menyiapkan langkah penyelaman apabila kondisi di lapangan memungkinkan. Upaya itu dilakukan untuk memperluas jangkauan pencarian setelah korban dilaporkan hilang akibat kecelakaan sampan motor terbalik saat memancing.
Setelah ditemukan pada koordinat 0°20’43.0″S – 109°06’46.1″T, jenazah korban langsung dievakuasi menuju daratan. Pada pukul 10.55 WIB, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses selanjutnya.
“Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan selanjutnya dievakuasi serta diserahkan kepada pihak keluarga,” tambahnya.
Dengan ditemukannya korban, Koordinator Misi Pencarian atau Search Mission Coordinator (SMC) mengusulkan penutupan Operasi SAR pada pukul 11.17 WIB. Seluruh unsur yang terlibat dalam pencarian kemudian dikembalikan ke kesatuan masing-masing.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi warga yang beraktivitas di perairan, terutama saat memancing menggunakan sampan motor, agar selalu memperhatikan keselamatan dan kondisi perairan sebelum berangkat. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan