Audisi Duta Budaya Kubar 2026 diikuti 44 peserta sebagai upaya mencetak generasi muda yang peduli, berkarakter, dan mampu mempromosikan budaya lokal.
KUTAI BARAT – Sebanyak 44 peserta dari berbagai wilayah mengikuti Audisi Duta Budaya Kabupaten Kutai Barat (Kubar) Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya menyiapkan generasi muda yang mampu menjadi pelopor pelestarian adat dan budaya lokal.
Kegiatan yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kubar itu berlangsung di Aula Disdikbud Kubar, Jumat (29/05/2026). Audisi tersebut tidak hanya menjadi ajang unjuk bakat, tetapi juga ruang kaderisasi bagi pemuda dan pemudi daerah untuk mengenal, mencintai, serta memperkenalkan kekayaan budaya Kubar.
Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan Kubar Kamius Junaidi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, pemilihan Duta Budaya merupakan langkah nyata untuk menjaga warisan budaya daerah agar tetap dikenal dan dicintai generasi muda.
“Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk upaya kita bersama dalam melestarikan, memperkenalkan, dan mengembangkan kekayaan budaya daerah yang kita miliki,”ujarnya, sebagaimana diberitakan Kominfo Kubar, Jumat (29/05/2026).
Kamius menegaskan, gelar Duta Budaya tidak hanya bermakna sebagai prestasi, tetapi juga membawa tanggung jawab moral. Mereka yang terpilih diharapkan mampu memperkenalkan sekaligus menjaga nilai-nilai budaya daerah di tengah perkembangan zaman.
Menurutnya, Duta Budaya juga diharapkan menjadi wadah bagi generasi muda untuk lebih mengenal budaya lokal. Dengan begitu, para peserta tidak hanya tampil sebagai representasi daerah, tetapi juga sebagai penggerak pelestarian budaya di lingkungan masing-masing.
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Disdikbud Kubar Nanzy Paskadalius mengatakan, audisi tahun ini diikuti 44 peserta dari berbagai wilayah di Kubar.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut dirancang untuk menjaring generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan memiliki kepedulian terhadap kelestarian adat serta budaya lokal.
“Kegiatan ini bertujuan untuk menjaring generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan peduli terhadap kelestarian adat serta budaya lokal. Pemilihan ini adalah wadah kaderisasi bagi pemuda-pemudi Kutai Barat agar mampu menjadi benteng pertahanan budaya, sekaligus promotor kekayaan tradisi kita di tingkat yang lebih tinggi, jelasnya.
Melalui Audisi Duta Budaya Kubar 2026, pemerintah daerah berharap lahir putra-putri terbaik yang tidak hanya unggul dalam pengetahuan dan bakat, tetapi juga memiliki kepribadian, karakter, serta kebanggaan kuat terhadap budaya lokal. Kehadiran mereka diharapkan mampu memperkuat pelestarian budaya daerah sekaligus memperkenalkan tradisi Kubar ke ruang yang lebih luas. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan