Pemkab HSS Genjot Jaminan Sosial bagi Pekerja Sektor Informal

Pemkab HSS memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja rentan melalui Program Perjaka HSS Semangat yang menyasar hingga tingkat desa.

HULU SUNGAI SELATAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Selatan (HSS) memperkuat perlindungan bagi pekerja rentan melalui sosialisasi Program Perlindungan Tenaga Kerja Kabupaten Hulu Sungai Selatan yang Sejahtera, Mandiri, Agamis, Mengayomi, dan Teknologis (Perjaka HSS Semangat) di Aula Kecamatan Daha Selatan, Rabu (8/7/2026). Program tersebut ditujukan untuk memperluas kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja sektor informal hingga tingkat desa.

Dalam kegiatan itu, Wakil Bupati (Wabup) HSS Suriani menyerahkan santunan jaminan kematian dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan kepada ahli waris peserta. Penyerahan tersebut menjadi bukti nyata pentingnya perlindungan sosial bagi pekerja dan keluarganya saat menghadapi risiko kerja.

“Kita dari Pemkab HSS terus berkomitmen mewujudkan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjamin perlindungan sosial dan kesejahteraan masyarakat,” kata Wabup HSS, sebagaimana diberitakan Antara, Rabu (08/07/2026).

Ia menjelaskan masih banyak pekerja rentan, seperti petani, pekebun, nelayan, pedagang kecil, tukang bangunan, dan pekerja sektor informal lainnya yang belum memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Padahal, kelompok tersebut menjadi penggerak utama roda perekonomian masyarakat, khususnya di tingkat desa.

“Dampak kecelakaan kerja maupun musibah yang menimpa pencari nafkah tidak hanya dirasakan oleh pekerja itu sendiri, tetapi juga oleh keluarga yang bergantung pada penghasilannya,” ucapnya.

Melalui Program Perjaka HSS Semangat, Pemkab HSS berupaya memberikan perlindungan kepada pekerja rentan agar dapat bekerja dengan lebih aman, tenang, dan produktif. Program tersebut juga diharapkan menjadi investasi sosial jangka panjang yang mampu memperkuat ketahanan ekonomi keluarga serta menekan potensi munculnya kemiskinan baru akibat risiko kerja.

“Kami juga mengapresiasi kepada Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah HSS beserta seluruh pihak yang telah menginisiasi, dan menyelenggarakan sosialisasi ini,” tuturnya.

Wabup HSS juga mengajak seluruh pemerintah desa, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan untuk bersinergi memperluas manfaat program tersebut agar semakin banyak pekerja rentan memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Kepada seluruh peserta, saya berharap sosialisasi tersebut dapat dimanfaatkan untuk menggali informasi dan memperkuat pemahaman, sehingga pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan sekaligus disebarluaskan kepada masyarakat di wilayah masing-masing,” tutupnya.

Kegiatan sosialisasi diikuti para camat di wilayah Daha, kepala desa dari Kecamatan Daha Selatan, Daha Utara, dan Daha Barat, serta administrator Program Perjaka HSS Semangat di tiga kecamatan tersebut. []

Redaksi08

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com