Mobil Toyota Innova terperosok ke parit di simpang jalan Palangka Raya diduga akibat pengemudi kaget saat arus lalu lintas ramai.
PALANGKA RAYA – Arus lalu lintas di simpang Jalan Cristophel Mihing, Kota Palangka Raya, sempat tersendat setelah sebuah mobil Toyota Innova terperosok ke parit pada Minggu (03/05/2026) malam, diduga akibat pengemudi kaget saat melintas di persimpangan yang ramai.
Peristiwa yang terjadi di kawasan persimpangan tersebut langsung mengundang perhatian warga sekitar. Kendaraan berwarna perak itu terlihat belum berhasil dievakuasi hingga sekitar pukul 20.00 WIB, sehingga berdampak pada kelancaran arus kendaraan di lokasi.
Warga bersama personel Kepolisian Sektor (Polsek) Pahandut sigap membantu mengatur lalu lintas guna mencegah kemacetan yang lebih parah. Upaya tersebut dilakukan sembari menunggu proses evakuasi kendaraan yang masih berlangsung.
Seorang warga di lokasi, Arifin, mengungkapkan bahwa kejadian bermula saat kondisi jalan sedang ramai oleh kendaraan dari berbagai arah.
“Diduga pengemudi kaget karena ada kendaraan lain melintas bersamaan, akhirnya mobil masuk ke parit,” jelasnya, sebagaimana diberitakan Prokalteng, Senin (04/05/2026).
Ia menjelaskan, saat kejadian terdapat kendaraan lain yang melaju dari arah Jalan Cempaka menuju Jalan Diponegoro, bersamaan dengan mobil Innova yang datang dari arah Cristophel Mihing menuju RTA Milono, sehingga memicu situasi lalu lintas yang padat di persimpangan.
Tak lama setelah insiden, petugas kepolisian tiba di lokasi dan langsung mengumpulkan keterangan dari para pengemudi yang terlibat. Situasi di lokasi berangsur kondusif meski proses evakuasi kendaraan masih dilakukan secara bertahap.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun pemilik kendaraan terkait penyebab pasti kecelakaan tersebut. Tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kejadian tersebut menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan saat melintas di persimpangan padat kendaraan. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan