Arus Mudik Balikpapan Naik 15 Persen, Tambahan Kapal Urai Penumpang

Kapolda Kaltim Endar Priantoro memastikan arus mudik di Pelabuhan Semayang Balikpapan berjalan lancar meski jumlah penumpang naik hingga 15 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

BALIKPAPAN – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Timur (Kaltim) Endar Priantoro meninjau langsung arus mudik Lebaran di Pelabuhan Semayang, Kota Balikpapan, Senin (16/03/2026). Peninjauan itu dilakukan untuk memastikan pelayanan, keamanan, dan kelancaran penumpang selama periode mudik.

Dalam peninjauan tersebut, Kapolda Kaltim didampingi Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Kaltim, Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Balikpapan, jajaran pejabat utama Kepolisian Daerah (Polda) Kaltim, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kawasan Pelabuhan, serta perwakilan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo), dan PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Balikpapan.

Endar mengatakan, secara umum arus mudik melalui Pelabuhan Semayang berjalan lancar. Menurut dia, kondisi tersebut tidak lepas dari koordinasi kepolisian bersama instansi terkait, terutama KSOP, Pelindo, dan Pelni.

“Alhamdulillah hasil pemantauan arus transportasi dari Balikpapan melalui pelabuhan ini cukup baik. Ada kerja sama yang baik antara KSOP, Pelindo, dan Pelni sehingga pelayanan kepada penumpang berjalan lancar,” ujarnya.

Berdasarkan data yang diterima, jumlah penumpang yang dilayani di Pelabuhan Semayang hingga saat ini mencapai sekitar 17 ribu orang. Dari jumlah tersebut, sekitar 13 ribu penumpang berangkat dan sekitar 3 ribu penumpang datang.

Jumlah itu meningkat sekitar 10 hingga 15 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Endar menyebut, peningkatan penumpang dapat diantisipasi melalui penambahan perjalanan kapal dan kapasitas angkut.

Menurut dia, penambahan perjalanan kapal membuat pergerakan penumpang lebih terurai. Dengan begitu, penumpukan penumpang seperti yang sempat terjadi pada tahun lalu dapat dihindari.

“Dengan adanya tambahan trip kapal, penumpang bisa terurai dan tidak terjadi penumpukan. Secara umum kondisi arus mudik di pelabuhan ini masih terkendali dan lancar,” katanya.

Selain memantau transportasi laut, Kapolda Kaltim juga memantau arus penumpang di Bandar Udara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan. Selama periode mudik Lebaran, tercatat sekitar 59 penerbangan tambahan atau extra flight disiapkan untuk mengakomodasi peningkatan jumlah penumpang.

Endar memperkirakan puncak arus mudik melalui jalur udara akan terjadi pada Rabu mendatang. Pada periode tersebut, jumlah penumpang yang keluar dari Balikpapan diperkirakan lebih banyak dibandingkan penumpang yang datang.

Kapolda Kaltim juga mengimbau masyarakat yang akan mudik agar mempersiapkan kondisi kesehatan, terutama bagi penumpang kapal laut dengan durasi perjalanan panjang. Salah satunya rute Balikpapan–Surabaya yang memakan waktu sekitar 26 jam.

Selain itu, masyarakat diminta tidak membawa barang bawaan secara berlebihan. Pemudik juga diingatkan memastikan tiket keberangkatan dan kepulangan telah tersedia sebelum melakukan perjalanan.

“Selama perjalanan, jaga kesehatan dan barang bawaan masing-masing. Jika ada kendala, masyarakat bisa melapor ke posko pelayanan terpadu yang ada di pelabuhan,” ujarnya.

Posko pelayanan terpadu tersebut diisi petugas gabungan dari kepolisian, KSOP, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Pelindo, dan Pelni. Posko itu disiapkan untuk memberikan pelayanan serta bantuan kepada para pemudik.

Endar juga mengingatkan masyarakat agar membeli tiket melalui jalur resmi untuk menghindari praktik percaloan. Jika ditemukan penjualan tiket yang memberatkan masyarakat, kepolisian akan menindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku. []

Penulis: Irwanto | Penyunting: Nursiah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com