Peristiwa hilangnya balita di Sungai Mahakam pada 2023 kembali dikenang sebagai kejadian yang menyita perhatian masyarakat setelah korban ditemukan usai dua hari pencarian.
KUTAI KARTANEGARA – Peristiwa ditemukannya jasad seorang balita yang sempat hilang di Sungai Mahakam kembali menjadi perhatian publik setelah kisah tersebut dikenang sebagai salah satu kejadian yang mengundang banyak respons masyarakat. Balita bernama Muhammad Ziyad Wijaya ditemukan dalam kondisi utuh di Perairan Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim), setelah sebelumnya dilaporkan tenggelam dan hilang selama dua hari pada Januari 2023.
Kejadian itu bermula ketika Ziyad, yang saat itu berusia empat tahun, bermain di tepi Sungai Mahakam di belakang rumahnya. Namun, bocah tersebut tiba-tiba menghilang sehingga keluarga bersama tim Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) melakukan pencarian intensif di sekitar lokasi.
Selama dua hari pencarian berlangsung, tim gabungan menyisir kawasan sungai dan perairan sekitar. Upaya tersebut dilakukan untuk menemukan keberadaan korban yang diduga tenggelam di Sungai Mahakam.
Peristiwa tersebut kemudian menjadi sorotan karena jasad Ziyad ditemukan dalam kondisi utuh di tepi perairan Muara Jawa. Keberadaan jasad korban diketahui setelah seekor buaya muara muncul di sekitar lokasi penemuan.
Kisah ini menjadi salah satu peristiwa yang paling banyak diperbincangkan masyarakat Kaltim karena melibatkan satwa liar yang kerap ditemukan di kawasan Sungai Mahakam. Selain memunculkan berbagai tanggapan dari warga, kejadian tersebut juga menjadi pengingat akan pentingnya pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di sekitar sungai yang menjadi habitat satwa liar.
Peristiwa yang terjadi di Kukar itu hingga kini masih dikenang masyarakat sebagai salah satu kejadian yang tidak biasa di kawasan Sungai Mahakam. Diharapkan, kesadaran masyarakat terhadap keselamatan anak dan kewaspadaan saat beraktivitas di wilayah perairan dapat terus meningkat guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. []
Redaksi1
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan