Pohon Ketapang Rawan Tumbang di Pangkalan Bun Dievakuasi

DLH Kobar mengevakuasi pohon ketapang berdiameter sekitar 70 sentimeter di Jalan Ahmad Wongso setelah dinilai rawan tumbang dan membahayakan warga.

KOTAWARINGIN BARAT – Keselamatan warga dan pengguna jalan menjadi alasan utama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mengevakuasi pohon ketapang berdiameter sekitar 70 sentimeter di Jalan Ahmad Wongso, Pangkalan Bun, Rabu (01/07/2026).

Pohon tersebut dinilai rawan tumbang dan berpotensi membahayakan masyarakat, terutama saat terjadi angin kencang. Penanganan dilakukan setelah DLH Kobar menerima aduan dari masyarakat terkait kondisi pohon di kawasan permukiman itu.

Kepala DLH Kobar Syahyani memimpin langsung proses penebangan untuk memastikan pekerjaan berjalan aman. Dalam pelaksanaannya, DLH Kobar berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kobar untuk menutup sementara ruas Jalan Ahmad Wongso dan mengatur arus lalu lintas, sebagaimana dilansir Mmc Kobar, Rabu, (01/07/2026).

“Langkah cepat ini kami ambil karena kondisi pohon sudah sangat rawan tumbang dan berpotensi membahayakan warga maupun pengguna jalan. Proses evakuasi cukup rumit karena berada di kawasan permukiman dan dekat dengan jaringan listrik, sehingga kami berkoordinasi dengan Dishub untuk melakukan penutupan sementara jalan demi keamanan,” ujar Syahyani.

Proses evakuasi berlangsung sekitar dua jam. Ukuran pohon yang cukup besar serta lokasinya yang berada dekat permukiman dan jaringan kabel listrik membuat penanganan harus dilakukan secara hati-hati.

Penutupan sementara jalan dilakukan untuk mencegah risiko terhadap warga, pengguna jalan, dan petugas di lapangan. Setelah pengaturan lalu lintas dilakukan, proses penebangan dapat berlangsung aman dan lancar.

Syahyani menegaskan, pohon di Ruang Terbuka Hijau (RTH) tetap memiliki fungsi penting sebagai peneduh, penyerap polusi, dan penyeimbang lingkungan. Namun, keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas ketika kondisi pohon sudah membahayakan.

DLH Kobar akan terus memantau pohon-pohon yang berpotensi tumbang sebagai langkah pencegahan. Upaya itu diharapkan dapat menjaga keselamatan masyarakat tanpa mengabaikan fungsi RTH di Kobar. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com