Polres Kubar Targetkan 87 Hektare Jagung, 15,4 Ton Terserap Bulog

Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II di Kubar menjadi ajang evaluasi capaian tanam, serapan produksi ke Bulog, serta tantangan peningkatan produktivitas pertanian.

KUTAI BARAT – Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 di Kampung Linggang Melapeh, Kecamatan Linggang Bigung, menjadi momentum evaluasi capaian program swasembada jagung di Kabupaten Kutai Barat (Kubar). Meski produksi mulai terserap ke Badan Urusan Logistik (Bulog), program ini masih menghadapi tantangan geografis dan kesuburan lahan.

Wakil Bupati (Wabup) Kubar Nanang Adriani menghadiri kegiatan panen raya yang berlangsung di lahan penanaman jagung Kampung Linggang Melapeh, Sabtu (16/05/2026), sebagaimana dilansir Kominfokubar, Sabtu (16/05/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan panen jagung serentak kuartal II untuk mendukung swasembada jagung nasional.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Dinas Ketahanan Pangan Kubar, perwakilan Kecamatan Linggang Bigung, Kepolisian Resor (Polres) Kubar, perwakilan Tentara Nasional Indonesia (TNI), Dinas Pertanian Kubar, perwakilan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kubar, perwakilan Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Mandiri, serta masyarakat Lingkup Melapeh Lama.

Sebelum panen raya dimulai, peserta mengikuti pertemuan virtual melalui aplikasi Zoom Meeting yang disiarkan langsung oleh Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Timur (Kaltim). Dalam kegiatan itu, Kepala Polda (Kapolda) Kaltim Endar Priantoro menegaskan bahwa panen raya jagung serentak menjadi bagian dari kerja bersama untuk mendukung swasembada pangan nasional, khususnya sektor pertanian jagung.

Di Kubar, Polres Kubar menargetkan penanaman jagung seluas 87 hektare. Hingga panen raya kuartal II, capaian luas tanam telah mencapai sekitar 79,5 hektare. Dari jumlah tersebut, produksi jagung yang sudah terserap ke Bulog mencapai sekitar 15,4 ton.

Pada panen raya kuartal II ini, luas lahan jagung yang dipanen mencapai 14 hektare. Capaian tersebut menjadi salah satu indikator berjalannya kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah, kepolisian, TNI, perbankan, dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.

Meski demikian, pelaksanaan program penanaman jagung di Kubar belum sepenuhnya berjalan tanpa kendala. Kondisi geografis wilayah dan tingkat kesuburan tanah masih menjadi tantangan yang perlu dievaluasi pada kuartal berikutnya agar hasil produksi dapat meningkat secara berkelanjutan.

Melalui panen raya ini, kerja sama lintas sektor diharapkan terus diperkuat. Pemerintah daerah bersama unsur terkait juga diharapkan mampu mendorong peningkatan produktivitas jagung, sekaligus memperkuat posisi Kubar dalam mendukung target swasembada jagung nasional. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com