Puspresnas Jaring Talenta Debat Pelajar SMA/MA se-Paser

SMAN 1 Long Ikis meraih juara pertama Lomba Debat Bahasa Indonesia tingkat SMA dan MA se-Paser, sekaligus berhak mewakili daerah ke tingkat Kaltim.

PASER – Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Long Ikis meraih juara pertama Lomba Debat Bahasa Indonesia tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Madrasah Aliyah (MA) se-Kabupaten Paser. Kegiatan yang digelar Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia Kabupaten Paser itu berlangsung di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia Paser, Rabu (20/05/2026).

Lomba debat tersebut digelar untuk menjaring minat dan bakat siswa, khususnya dalam kemampuan berbahasa Indonesia, berpikir kritis, menyusun argumentasi, dan menyampaikan gagasan secara sistematis. Kegiatan ini mengusung tema “Langkah Awal Lahirnya Talenta Debat Unggul yang Mampu Berkontribusi bagi Bangsa dan Negara”.

Ketua Panitia Pelaksana sekaligus Ketua MGMP Bahasa Indonesia Kabupaten Paser Agus Sri Purwanti mengatakan, lomba debat bahasa Indonesia itu diprakarsai Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) sebagai bagian dari penjaringan talenta pelajar mulai tingkat kabupaten/kota hingga nasional.

“Jadi ini diselenggarakan oleh Puspresnas untuk menjaring talenta mulai dari tingkat kabupaten/kota hingga ke tingkat nasional. Adapun jumlah peserta yang ikut pada kegiatan ini berjumlah 13 tim dari 13 SMA dan MA”, ujar Agus.

Agus menjelaskan, setiap sekolah mengirim satu tim debat. Lomba menggunakan sistem gugur dengan format debat Asian Parliamentary. Sebelum bertanding, peserta mendapat lima pilihan mosi yang diundi secara acak, lalu menentukan posisi sebagai tim pro atau kontra.

“Kita menyiapkan pilihan 5 mosi pada babak penyisihan, 2 mosi untuk babak semi final dan 3 mosi pada babak final”, imbuhnya.

Peserta diberi waktu 15 menit untuk menyusun argumen setelah penentuan mosi dan posisi. Debat berlangsung dalam tujuh sesi. Pembicara pertama, kedua, dan ketiga dari tim pro maupun kontra masing-masing mendapat waktu 7 menit 20 detik.

Babak debat diakhiri dengan penyampaian simpulan oleh tim kontra selama 4 menit 20 detik, kemudian dilanjutkan simpulan dari tim pro dengan durasi yang sama.

Penilaian lomba dilakukan tujuh juri, terdiri atas enam juri daerah bersertifikat nasional dan satu juri nasional. Kriteria tersebut dipilih untuk menjamin objektivitas penilaian dengan fokus pada kualitas argumen, kemampuan berbahasa, serta ketepatan penyampaian gagasan. Seluruh rangkaian lomba dilaksanakan menggunakan bahasa Indonesia.

“Untuk juri kita memilih juri yang kompeten. Dibuktikan dengan adanya sertifikat kompetensi juri nasional”, tambahnya.

Hasil lomba menempatkan SMAN 1 Long Ikis sebagai juara pertama. Posisi kedua diraih SMAN 1 Tanah Grogot, sedangkan SMAN 1 Long Kali menempati juara ketiga.

Pemenang lomba tingkat kabupaten ini akan mewakili Kabupaten Paser ke tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Kegiatan tersebut diharapkan menjadi wadah lahirnya talenta debat unggul dari kalangan pelajar Paser yang mampu berpikir kritis, berbahasa Indonesia dengan baik, dan berkontribusi bagi bangsa. []

Penulis: Wiwik Rahmawati | Penyunting: Nursiah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com