Satpol PP Kobar Ajak Warga Peduli ODGJ yang Kelaparan

Satpol PP Kobar memilih pendekatan persuasif dan tidak mengevakuasi seorang ODGJ di kawasan Pelindo, Kecamatan Kumai, setelah diketahui dugaan gangguan dipicu rasa lapar.

KOTAWARINGIN BARAT – Dugaan seorang orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) mengamuk di kawasan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo), Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), ternyata diperkirakan dipicu rasa lapar. Petugas memilih tidak mengevakuasi yang bersangkutan setelah penilaian di lapangan menunjukkan situasi dapat ditangani secara persuasif dan kebutuhan dasarnya dipenuhi.

Personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kobar mendatangi lokasi pada Jumat (10/07/2026) setelah menerima laporan masyarakat mengenai keberadaan ODGJ yang dikhawatirkan mengganggu keamanan di sekitar kawasan objek vital tersebut.

Penanganan dipimpin Komandan Regu (Danru) 6 Satpol PP Kobar Ipuk Puguharis Sugiarto bersama sejumlah personel. Setibanya di lokasi, petugas melakukan pendekatan persuasif serta menggali informasi dari warga mengenai kondisi dan perilaku yang bersangkutan.

Berdasarkan penilaian petugas dan keterangan warga, ODGJ tersebut tidak menunjukkan perilaku agresif ketika kebutuhan makanannya terpenuhi. Kondisi yang sebelumnya dianggap mengganggu diduga terjadi karena yang bersangkutan sedang kelaparan.

Atas pertimbangan tersebut, petugas tidak mengevakuasinya ke Dinas Sosial Kobar. Penanganan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar, pengawasan lingkungan, dan pencegahan agar situasi serupa tidak berkembang menjadi gangguan ketertiban.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kobar Syahruni meminta masyarakat tidak panik ketika berhadapan dengan ODGJ. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan yang disertai kepedulian dan perlakuan manusiawi.

Sebagaimana diberitakan Mmc Kobar, Jumat, (10/07/2026), Syahruni juga meminta masyarakat segera menghubungi petugas apabila menemukan perilaku yang berpotensi membahayakan.

“Apabila melihat gelagat yang membahayakan, segera laporkan kepada pihak berwenang atau Satpol PP agar dapat ditangani secara humanis dan tepat. Kami juga mengajak masyarakat maupun pelaku usaha di sekitar lokasi untuk saling peduli, salah satunya dengan memberikan makanan apabila mendapati ODGJ dalam kondisi kelaparan, sehingga potensi tindakan yang membahayakan dapat diminimalkan,” ujarnya.

Melalui dialog, koordinasi dengan warga, dan pemenuhan kebutuhan dasar, situasi di kawasan Pelindo, Kecamatan Kumai, dapat dikendalikan tanpa tindakan represif. Satpol PP Kobar berharap kepedulian masyarakat dapat membantu mencegah gangguan serupa sekaligus memastikan ODGJ tetap diperlakukan secara manusiawi. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com