TNI dan Pemkab Kubar Bersatu Tanam 5.900 Pohon di Sendawar

Penanaman 5.900 pohon dan pelepasan burung kolibri di Kubar menjadi langkah konkret menghadapi perubahan iklim dan menjaga ekosistem.

KUTAI BARAT – Kolaborasi antara TNI dan pemerintah daerah dalam upaya mitigasi perubahan iklim diwujudkan melalui penanaman ribuan pohon serta pelepasan satwa endemik di Taman Kota Sendawar, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Kalimantan Timur (Kaltim), Senin (04/05/2026).

Kegiatan penghijauan serentak yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kubar bersama Komando Distrik Militer (Kodim) 0912/Kubar ini menjadi bagian dari program Komando Daerah Militer (Kodam) VI/Mulawarman Tahun 2026. Aksi tersebut tidak hanya berfokus pada penanaman pohon, tetapi juga sebagai kampanye kolektif untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian lingkungan.

Sebanyak 5.900 bibit pohon ditanam dalam kegiatan ini, terdiri dari tanaman keras dan endemik seperti ulin, meranti, mahoni, kapur, dan gaharu, serta berbagai jenis tanaman buah, di antaranya rambai, matoa, jambu air, mata kucing, rambutan, sawo, sirsak, pete, dan cempedak.

Bupati Kubar Frederick Edwin menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan langkah konkret menghadapi dampak perubahan iklim. “Menanam pohon adalah upaya kita menitipkan kehidupan bagi generasi masa depan. Ini merupakan langkah konkret dalam menghadapi dampak perubahan iklim yang semakin nyata,” ujarnya, sebagaimana diwartakan Kominfokubar, Senin (04/05/2026).

Ia menambahkan, keberhasilan penghijauan membutuhkan sinergi lintas sektor, mulai dari TNI, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), pemerintah daerah, hingga masyarakat. “Kelestarian lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Penghijauan harus dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya menanam, tetapi juga merawat agar memberikan manfaat jangka panjang,” katanya.

Selain aspek lingkungan, Bupati Kubar juga menyoroti potensi ekonomi dari tanaman produktif yang ditanam. Menurutnya, keberadaan pohon buah dapat mendukung ketahanan pangan daerah sekaligus memberikan nilai tambah bagi masyarakat, serta berkontribusi dalam mengurangi risiko bencana seperti banjir dan longsor.

Komandan Distrik Militer (Dandim) 0912/Kubar Doni Fransisco menegaskan komitmen Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) dalam menjaga kelestarian alam melalui program penghijauan berkelanjutan. “Ini bukan sekadar kegiatan simbolis. Menanam pohon adalah investasi jangka panjang bagi keberlangsungan hidup generasi mendatang,” tegasnya.

Sebelumnya, kegiatan serupa telah dilakukan dengan penanaman 5.100 bibit pohon di sejumlah wilayah, termasuk Rapak Oros dan Kampung Linggang Amer. Ke depan, penanaman tambahan direncanakan di beberapa lokasi, seperti lahan Kepolisian Resor (Polres) Kubar, Politeknik Sendawar, dan Hotel Sidodadi.

Tidak hanya penanaman pohon, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pelepasan 100 ekor burung Leptocoma sperata atau dikenal sebagai burung kolibri ninja. Langkah tersebut menjadi simbol komitmen menjaga keseimbangan ekosistem, tidak hanya dari sisi flora, tetapi juga fauna.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Kubar berharap kesadaran kolektif masyarakat terhadap pelestarian lingkungan semakin meningkat, sehingga upaya penghijauan tidak berhenti sebagai program sesaat, melainkan menjadi gerakan berkelanjutan di tengah masyarakat. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com