ilustrasi

Warga Temukan Pemuda Kritis di Kebun Sawit Pangkalan Bun

M. Zaini ditemukan dalam kondisi kritis di area kebun sawit setelah dicari keluarga dan warga di sekitar rumahnya di Kecamatan Arut Selatan, Kobar.

KOTAWARINGIN BARAT – Upaya pencarian keluarga bersama warga berujung pada ditemukannya M. Zaini dalam kondisi kritis di area kebun sawit, sekitar 150 meter dari rumahnya di Jalan Pangkalan Bungur Rukun Tetangga (RT) 27, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Minggu, (14/06/2026) malam.

Korban sebelumnya dicari setelah tidak ditemukan di rumah saat pamannya pulang sekitar pukul 18.00 WIB. Rumah yang ditempati korban dalam kondisi gelap, sementara panggilan keluarga tidak mendapat respons.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kobar melalui Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Arut Selatan Ratno menjelaskan, keluarga mulai khawatir setelah menemukan tumpahan cairan pembasmi rumput di lantai ruang tengah rumah korban, sebagaimana diberitakan Kalteng Online, Minggu, (14/06/2026).

Temuan itu membuat keluarga meminta bantuan Ketua RT dan warga sekitar untuk melakukan pencarian. Warga kemudian menyisir area sekitar rumah hingga ke kebun sawit yang berada di belakang permukiman.

Korban akhirnya ditemukan tergeletak di area kebun sawit. Saat pertama kali ditemukan, korban masih bernapas sehingga langsung dievakuasi bersama keluarga menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Imanuddin Pangkalan Bun untuk mendapatkan pertolongan medis.

Namun, upaya penanganan medis tidak berhasil menyelamatkan nyawa korban. Pihak keluarga kemudian menerima peristiwa tersebut dan meminta jenazah segera dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan sesuai syariat Islam.

Setelah menerima laporan, petugas kepolisian mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan penyelidikan awal dan meminta keterangan sejumlah saksi. Polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu jeriken cairan pembasmi rumput dan satu unit telepon genggam milik korban.

“Petugas telah mendatangi TKP, memeriksa saksi-saksi, mengamankan barang bukti, serta melakukan langkah-langkah kepolisian yang diperlukan terkait peristiwa tersebut,” kata Ratno.

Kepolisian masih melakukan langkah pemeriksaan sesuai prosedur untuk memastikan rangkaian peristiwa tersebut. Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya perhatian keluarga dan lingkungan terdekat terhadap kondisi anggota keluarga yang membutuhkan pendampingan. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com