Sebanyak 15 pasang calon Nanang Galuh HSU menampilkan kemampuan seni dan budaya untuk memperebutkan sembilan tempat menuju babak puncak pemilihan 2026.
HULU SUNGAI UTARA – Sebanyak 15 pasang calon Nanang dan Galuh Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) menampilkan kemampuan seni dan budaya dalam Malam Seni dan Budaya Pemilihan Nanang Galuh (NAGA) HSU 2026 di halaman Sekretariat Daerah (Setda) HSU, Sabtu (11/07/2026) malam.
Penampilan tersebut menjadi salah satu tahapan penting untuk menentukan sembilan pasang peserta terbaik yang berhak melaju ke babak puncak Pemilihan NAGA HSU 2026. Para peserta mempertunjukkan beragam kreativitas yang mengangkat sejarah, tradisi, musik, tarian, dan sastra daerah.
Selain menguji kemampuan peserta, kegiatan itu menjadi sarana regenerasi pelestari budaya di kalangan generasi muda. Para calon Nanang dan Galuh tidak hanya dituntut tampil menarik, tetapi juga memahami, menghayati, dan mampu memperkenalkan nilai-nilai budaya lokal kepada masyarakat.
Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten HSU Rahman Heriadi membuka kegiatan tersebut secara resmi. Ia menilai penguatan identitas budaya menjadi semakin penting di tengah derasnya globalisasi dan perkembangan teknologi digital.
“Pemerintah daerah melalui Disdikbud terus berkomitmen, tidak hanya berfokus pada pendidikan formal, tetapi juga memperkuat pembentukan karakter generasi muda yang berakar pada kearifan budaya lokal,” ujar Rahman, sebagaimana dilansir Media Center HSU, Sabtu, (11/07/2026).
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) HSU berharap panggung seni tersebut menjadi ruang bagi peserta untuk membuktikan kemampuan sekaligus memperdalam pemahaman terhadap warisan budaya daerah.
Menurut Rahman, para peserta diharapkan tidak sekadar menguasai penampilan di atas panggung, tetapi juga mampu menginternalisasi nilai sejarah, tradisi, seni musik, tarian, dan sastra daerah melalui kemasan kreatif yang relevan dengan perkembangan zaman.
Pemilihan NAGA HSU 2026 juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) HSU menyiapkan generasi muda sebagai duta budaya yang dapat mempromosikan identitas daerah sekaligus menjaga keberlanjutan kearifan lokal.
Melalui seleksi tersebut, sembilan pasang peserta terbaik diharapkan mampu menjadi representasi generasi muda HSU yang berkarakter, kreatif, dan memiliki kepedulian terhadap pelestarian budaya daerah. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan